Satgas Keamanan Desa Terbentuk di 21 Desa di Lumajang, Cegah Begal dan Curi Sapi, Dibekali Beladiri

Satgas Keamanan Desa Terbentuk di 21 Desa di Lumajang, Cegah Begal dan Curi Sapi, Dibekali Beladiri.

Satgas Keamanan Desa Terbentuk di 21 Desa di Lumajang, Cegah Begal dan Curi Sapi, Dibekali Beladiri
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban saat melantik Satgas Keamanan Desa Gesang Kec Tempeh Lumajang. 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Satuan Tugas (Satgas) keamanan desa telah terbentuk di 21 Desa di Kabupaten Lumajang.

Satgas keamanan desa yang telah terbentuk antara lain di Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto, dan Desa Gesang Kecamatan Tempeh.

Desa Gesang menjadi desa ke-21 yang memiliki Satgas keamanan desa.

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban melantik Satgas Keamanan Desa Gesang pada Jumat (25/1/2019) malam.

Temuan Mayat di Pantai Paseban, Dibunuh di Sungai Bondoyudo Lumajang dan Terbawa Arus ke Pantai

Satgas keamanan desa itu bermula terbentuk di Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto.

Desa Sukosari dikenal sebagai desa yang rawan terjadi tindak pidana begal.

Berdasarkan data dari Polres Lumajang, bisa terjadi tiga kali pembegalan dalam sepekan di desa tersebut.

Akhirnya warga bersama Bhabinkamtibmas desa setempat, akhirnya membentuk relawan yang tergabung dalam Satgas Keamanan desa.

Ayam Seharga Motor, Pencuri Ayam di Lumajang Hanya Jual Rp 100 Ribu

Paska Satgas Keamanan Desa terbentuk, aksi pembegalan turun drastis.

Satgas Keamanan Desa merupakan sukarelawan dari desa yang tidak digaji, berperan menjaga lingkungan desa setempat secara bergiliran.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved