Warga Tolak Pembangunan Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Industri B3 di Mojokerto, Alasannya Ini

Pembangunan tempat Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Industri B3 (PPSLI) di Dusun Cendoro, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto menimbulkan gejolak.

Warga Tolak Pembangunan Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Industri B3 di Mojokerto, Alasannya Ini
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Warga menyuarakan protes terhadap pembangunan tempat pengelolaan sampah dan limbah industri B3 di depan Gapura Desa Cendoro, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (10/2/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pembangunan tempat Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Industri B3 (PPSLI) di Dusun Cendoro, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto menimbulkan gejolak di kalangan warga.

Gejolak timbul sejak perencanaan pembangunan pada 2017.

Warga Dusun Cendoro, santer menyuarakan penolakan atas pembangunan PPSLI di lingkungannya karena khawatir apabila PPSLI dibangun bisa mencemari lingkungan serta mengganggu kesehatan.

Aksi penolakan pertama dilakukan warga dengan cara membubuhkan 1000 tanda tangan di atas kain petisi pada 2017.

Panen Padi Petani di Mojokerto Turun Gara-gara Serangan Burung Pipit Setiap Hari

Mau Transaksi Sabu di Depan Toko Sembako Mojokerto, Siswi SMK Tomboy Ini Keburu Diringkus Polisi

Bocah 10 Tahun Hilang di Mojokerto, Dibawa Makhluk Halus, Libatkan 20 Orang Pintar Cari Semalaman

Aksi penolakan itu kembali terulang pada 2019 tepatnya Minggu (10/2/2019), saat prosesi peletakan batu pertama pembangunan PPSLI tahap awal.

Para warga berkumpul di depan Gapura Desa Cendoro sembari membentangkan banner bertuliskan 'kami warga Cendoro menolak pembangunan pengolahan segala bentuk limbah'.

Banner tersebut juga diletakkan dibeberapa lokasi. Tak hanya itu, puluhan warga juga meneriakan kata-kata penolakan 'hentikan pembangunan tempat pengolahan limbah'.

Satu di antara anggota Forum Desa Cendoro, Sujianto mengatakan, ada 4 dusun di Desa Cendoro yang terdampak pembangunan PPSLI.

Keempat dusun itu yakni, Dusun Cendoro, Dusun Bakung, Dusun Pelem, Dusun Sidomengko.

"Total warga di empat dusun itu berjumlah 3.000 warga," katanya.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved