Mobil Teman SD-nya yang Dicuri Pemuda di Surabaya Ini Ternyata Untuk Ajang Pamer

Pencuri mobil teman SD-nya sendiri, Imam Adhi Fathony (23) mengaku mobil yang ia curi dari Fahri Aufar tidak langsung dijual.

Mobil Teman SD-nya yang Dicuri Pemuda di Surabaya Ini Ternyata Untuk Ajang Pamer
ISTIMEWA
Kanit Resmob dan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menunjukan pelaku pencurian beserta sejumlah barang bukti saat press release, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pencuri mobil teman SD-nya sendiri, Imam Adhi Fathony (23) mengaku mobil yang ia curi dari Fahri Aufar tidak langsung dijual.

Melainkan, ia gunakan sebagai ajang pamer ke rekan Imam lainnya, termasuk saat mengencani para wanita.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti mengungkapkan, berdasarkan pengakuan Imam, memang mobil curian milik Fahri kerap digunakan saat berkunjung ke rumah kenalannya.

Aksi Pemuda di Surabaya yang Curi Mobil Teman SD-nya Tidak Sekali, Ada Laporan Serupa Modusnya Ini

Pasutri Asal Tuban Spesialis Curanmor, Uang Hasil Pencurian Dipakai Beli Mobil dan Rumah

Polrestabes Surabaya Bongkar Komplotan Pencurian Mobil Jenis L300 Antar Kota

Imam tidak langsung menjual mobil curian itu. Alasannya, karena untuk ajang pamer belaka.

"Kalau mobil Toyota Rush, mobil lain yang Imam curi, memang diprotoli dan dijual onderdilnya. Kalau yang satunya (milik Fahri) digunakan sendiri," ujar Bima, Rabu (13/2/2019).

Diketahui, aksi pencurian mobil yang dilakukan Imam rupanya bukan merupakan kali pertama.

Imam telah melakukan aksi serupa. Modusnya juga tak jauh berbeda seperti kejadian yang dialami Fahri yakni, mobil tidak dikembalikan oleh Imam.

DPO Pencurian Mobil Pick Up di malang Ditangkap, Usai 10 Bulan Melarikan Diri ke Kalimantan

Usai Tabrak Puluhan Motor, Pelaku Pencurian Mobil di Wiyung Diamuk Warga Hingga Masuk Rumah Sakit

Terlibat Pencurian Motor di Kawasan Bogorami Surabaya, Warga Kedung Cowek Diringkus Polisi

 "Sebelumnya ada yang melapor mobilnya tidak dikembalikan pelaku (Imam), tapi saat itu modusnya pura-pura membantu korban untuk service ke bengkel," beber Bima.

 Kini, Imam harus mendekam dibalik jeruji besi Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Sedangkan, kasus pencurian yang dilakukan Imam masih terus didalami oleh pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk mengetahui adanya kemungkinan TKP lain.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved