Bupati Jember Faida Sidak Plengsengan Sungai Jompo yang Ambrol

Bupati Jember Faida melakukan sidak ke Sungai Jompo Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates, Senin (18/2/2019) sore.

Bupati Jember Faida Sidak Plengsengan Sungai Jompo yang Ambrol
sri wahyunik/surya
Bupati Jember Faida melakukan sidak ke Sungai Jompo Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates, Senin (18/2/2019) sore. 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Bupati Jember Faida melakukan sidak ke Sungai Jompo Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates, Senin (18/2/2019) sore. Bupati melakukan sidak setelah menerima laporan dari warga adanya plengsengan sungai ambrol.

Dari pantauan, plengsengan yang di atasnya terdapat pertokoan tersebut ambrol. Sementara arus Sungai Jompo terlihat cukup kuat.

Kepada wartawan usai melakukan sidak, bupati menjelaskan sebelumnya telah menerima laporan dari warga.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim dari Bina Marga, yang melakukan pengecekan lapangan.

Menindaklanjuti hasil survei tersebut, Faida memudian melakukan sidak untuk pengecekan hasil rapat koordinasi tim Bina Marga tersebut.

"Hari ini langsung cek ke lapangan untuk melihat hasil rapat mereka dari survei dan langkahnya," kata Bupati Faida kepada Tribunjatim.com.

Jalur Armada Tambang Diblokir Warga Lumajang , Sopir Truk Marah, Untungnya. . .

Lagi, Napi Lowokwaru Kota Malang Tewas, Diduga Akibat Serangan Jantung Usai Tabrak Bahu Napi Lain

Di Daftar Hadir ada 40 Tanda Tangan, Paripurna DPRD Pasuruan Hanya Dihadiri 30 dari 50 Orang

Plengsengan yang ambrol tersebt, lanjut Faida, sebelumnya telah mengalami perbaikan. Terakhir perbaikan pada tahun 2012.

Ambrolnya plengsengan tersebut tidak hanya terjadi saat ini saja, karena sebelumnya telah ambrol. Namun, ditambah ambrol baru hingga cukup membahayakan.

"Karena ini sifatnya emergency, kita buat langkah darurat," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Langkah pertama yang diambil yakni memasang bronjong untuk pengamanan. Langah ini diikuti dengan menghambat sebagian aliran air.
Upaya menghambat aliran air ini untuk mengetahui kedalaman plengsengan yang ambrol tersebut. Serta ada pondasi yang perlu dicek keadaannya.

"Tiga hari bronjong harus terpasang, karena sekarang bronjong sudah siap dan mulai besok diisi," imbuhnya.

Penyelesaian pekerjaan tersebut diserahkan kepada PU Bina Marga bersama TNI. Pekerjaan ini akan menggunakan anggaran Bina Marga.

Seorang pemilik salon di pertokoan Jompo, Teguh, memberikan apresiasi terhadap respon yang diberikan oleh bupati.
Ia menyebut respon bupati luar biasa.

"Ini benar-benar bupati yang bagus, kecintaan kepada masyarakat Jember. Begitu saya WhatsApp langsung ada respon. Terimakasih karena sudah merespon cepat dan segera melakukan langkah perbaikan," ujarnya. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved