Empat Orang yang Diselamatkan Pengendara Mobil di Tol Ngawi-Kertosono Terseret Banjir

Nanda Sapto Wati (43), warga Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, pengungah video penyelamatan korban banjir di pinggir Tol Ngawi-Kertos

Empat Orang yang Diselamatkan Pengendara Mobil di Tol Ngawi-Kertosono Terseret Banjir
YouTube Hasto Santoso
Detik-detik satu keluarga selamatkan korban banjir di Tol Ngawi yang nyaris tenggelam. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Nanda Sapto Wati (43), warga Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, pengungah video penyelamatan korban banjir di pinggir Tol Ngawi-Kertosono Kamis (7/3/2013) yang viral di media sosial, mengatakan warga yang diselamatkan suaminya pada saat itu, terseret banjir.

"Mereka mau mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, karena terseret arus, akhirnya kebawa menjauh-menjauh, nggak ke tempat tujuannya, desanya sudah terendam katanya," kata Nanda saat dihubungi, Jumat (8/3/2019) siang.

Ia mengaku tidak sempat bertanya, alamat ataupun tujuan keluarga yang diselamatkan oleh suaminya.

"Kami nggak sempat tanya macam-macam, melihat anaknya kedinginan seperti itu, terendam lama sepertinya, mereka katanya mau ke titik kumpul, ada berapa ratus meter dari situ. Mereka menyusuri tol, kemudian naik ke jembatan. Tapi saya nggak tahu jelasnya," katanya kepada Tribunjatim.com.

Nanda mengatkan, suaminya yang turun dari mobil untuk menyelamatkan suami istri dan dua anak itu, mengatakan saat itu arus banjir sangat deras.

"Katanya, mereka nggak bisa lurus ke tempat titik kumpulnya, karena terbawa arus. Kata suami saya, arus di bawah itu deras sekali, tapi atasnya tenang," kata ibu dua anak ini.

Pada saat itu, dirinya panik melihat anak yang digendong oleh ibu korban sempat beberapa kali terjatuh dari gendongan dan tenggelam.

"Kasihan melihat anak kecil yang digendong ibuknya, karena mungkin lelah atau kecapekan, kadang jatuh tenggelam, jatuh tenggelam, gitu," katanya kepada Tribunjatim.com.

Video Viral Penyelamatan Satu Keluarga Korban Banjir di Tol Ngawi-Kertosono, Begini Kronologinya

Awas banjir Dan Langsor Ancam Jawa Timur, BMKG Juanda Peringatkan Fenomena MJO

Tanggul Jebol, Banjir Tahunan Bengawan Solo dan Sungai Kali Lamong Kembali Genangi Wilayah Gresik

 

Dia mengatakan, kemungkinan korban sudah lama berada di lokasi banjir dan berteriak minta pertolongan pengguna jalan tol.

"Bapaknya minta tolong pengendara mobil yang melintas, tapi kan karena tol itu mungkin mobil jalannya cepat. Jadi mungkin sudah lelah, anak yang digendong ibuknya, jatuh tenggelam, jatuh tengelam. Jadi nggak kebayang. Gimanya, lihat air segitu, sudah tidak bisa membayangkan, " katanya.

Ia mengatakan, saat itu dia langsung memberikan baju ganti bagi korban, dan juga beberapa makanan.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved