Capaian Imunisasi di Kota Blitar pada Tahun 2018 Masih Jauh dari Target

Muchlis mengatakan, dari hasil evaluasi, ada beberapa faktor yang menyebabkan pelaksanaan imunisasi di Kota Blitar tidak sesuai target.

Capaian Imunisasi di Kota Blitar pada Tahun 2018 Masih Jauh dari Target
SURYA/DAVID YOHANES
Ilustrasi - Emil Elestianto Dardak tengah menghibur anak yang menangis karena disuntuk imunisasi, Kamis (14/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Capaian pelaksanaan imunisasi di Kota Blitar pada 2018 masih jauh dari target.

Dari target capaian imunisasi yang ditetapkan sekitar 95 persen, hanya terealisasi sekitar 80 persen.

"Capaian imunisasi tahun lalu masih jauh dari yang kami harapkan. Untuk itu, kami mengadakan evaluasi agar capaian imunisasi tahun ini bisa memenuhi target," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis, Minggu (17/3/2019).

Pembangunan Ruang Operasi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Ditargetkan Selesai Tahun ini

Jelang Babak 8 Besar Piala Presiden, Rendi Irwan Manfaatkan Waktu Libur untuk Program Anak Perempuan

Muchlis mengatakan, dari hasil evaluasi, ada beberapa faktor yang menyebabkan pelaksanaan imunisasi tidak sesuai target.

Satu di antaranya kesadaran orang tua untuk membawa bayinya ke imunisasi masih rendah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis, Minggu (17/3/2019).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis, Minggu (17/3/2019). (SURYA/SAMSUL HADI)

Seharusnya, bayi usia di bawah dua tahun dan bayi usia di bawah lima tahun harus ikut imunisasi.

Untuk itu, dia meminta semua bidan dan kader Posyandu untuk lebih aktif mengajak para orang tua yang memiliki bayi agar ikut imunisasi.

Ratusan Orang Mengikuti Rukyah Massal PWI Kediri dalam Rangka Peringatan Hari Pers Nasional 2019

VIRAL Foto-foto Senjata Diduga Dipakai Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand, Lihat Penampakannya!

Peran kader Posyandu untuk aktif mengajak para orang tua membawa bayinya ikut imunisasi penting.

Sebab, para kader Posyandu yang mengerti kondisi di lapangan.

Dinas Kesehatan Kota Blitar juga sudah mengumpulkan para bidan dan kader Posyandu untuk mendapatkan sosialisasi masalah itu.

"Para bidan dan kader Posyandu sudah kami kumpulkan. Kami meminta mereka lebih aktif lagi memberi pemahaman ke para orang tua yang punya bayi agar ikut imunisasi," ujarnya.

Tak Hanya Kios Bensin, Kebakaran di Kota Malang Juga Hanguskan Warung Makan

Selain bidan dan kader Posyandu, Dinas Kesehatan Kota Blitar juga mengimbau para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama ikut aktif memberikan pemahaman ke masyarakat soal pentingnya imunisasi.

Para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga punya peran penting untuk mendorong para orang tua membawa bayinya ikut imunisasi.

"Para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga punya tanggung jawab menyukseskan imunisasi. Mereka bisa mendorong warga agar membawa bayinya ke imunisasi," kata Muchlis. (Surya/Samsul Hadi)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved