Dikawal Belasan Warga Gunung Anyar, 2 Terdakwa Penyerobot Tanah Kavling Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Dikawal Belasan Warga Gunung Anyar, 2 Terdakwa Penyerobot Tanah Kavling Dituntut 1,5 Tahun Penjara.

Dikawal Belasan Warga Gunung Anyar, 2 Terdakwa Penyerobot Tanah Kavling Dituntut 1,5 Tahun Penjara
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Dua terdakwa Mohammad Ichsan dan Nurkhasan terbukti melakukan tindak pidana dengan penyerobotan tanah kavling seluas 1,5 HA di Gunung Anyar, Surabaya. Keduanya, dituntut satu tahun enam bulan oleh Jaksa penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo dari Kejari Surabaya, Senin, (25/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ruang Sidang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya dikerumuni sejumlah warga dari Gunung Anyar, Surabaya.

Mereka turut mengawal sidang dugaan kasus tanah.

Dua terdakwa Mohammad Ichsan dan Nurkhasan terbukti melakukan tindak pidana dengan penyerobotan tanah kavling seluas 1,5 HA di Gunung Anyar, Surabaya.

Keduanya, dituntut satu tahun enam bulan oleh Jaksa penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo dari Kejari Surabaya.

Tancap Gas Sepeda Motornya, Penjual Sayur Ini Selamat dari Longsoran Tanah Tebing di Blitar

Tak Bisa Dilewati, Jalur Lumajang-Malang di Piket Nol Tertutup Longsoran Tanah Setinggi 5 Meter

Dalam membacakan tuntutannya, JPU Damang Anubowo menyatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah telah melakukan penyerobotan tanah kavling yang bukan miliknya.

"Setelah mendengar keterangan Saksi-saksi, terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 263 KHUP," Terang JPU Damang.

Dua Pemuda Ini Disidang di PN Surabaya, Nekat Cabuli Remaja Bawah Umur di Homestay, Usai Pesta Miras

Adapun yang memberatkan, para terdakwa telah melakukan penyerobotan tanah yang bukan miliknya, dan sering berbelit memberikan keterangan dalam sidang.

“Menuntut terdakwa masing-masing pidana selama satu tahun enam bulan penjara, dan tetap ditahan," tambah Damang.

Ditemui usai sidang, Tanto Wibisono selaku koordinator dari korban penyerobotan menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada hukum.

“Kami tunduk terhadap hukum, dan menyerahkan sepenuhnya kepada Jaksa Penuntut umum dan ketua Majelis Hakim, bisa memutuskan secara Objektif dalam permasalahan ini," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved