Komentari Unggahan Kyai di Facebook dengan Kata-kata Kotor, Pria di Trenggalek Ini Ditangkap Polisi

Mengumbar kata-kata kasar di Facebook, Sutrisno (40) warga Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari ditetapkan sebagai tersangka.

Komentari Unggahan Kyai di Facebook dengan Kata-kata Kotor, Pria di Trenggalek Ini Ditangkap Polisi
SURYA/DAVID YOHANES
Sutrisno (40) tersangka penghina kyai lewat medsos saat dikawal polisi keluar dari ruang tahanan. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Mengumbar kata-kata kasar di Facebook, Sutrisno (40) warga Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari ditetapkan sebagai tersangka.

Sutrisno dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kejadian bermula saat seorang Kyai Musyaroh (50) membagikan link berita di akun Facebook miliknya, pada Kamis (15/3/2019).

Berita yang dibagikan terkait Caleg PKS yang mencabuli anak kandungnya.

Ternyata unggahan itu menyinggung perasaan Sutrisno.

Usai Bobol Konter HP di Trenggalek, Pria ini Disergap Polisi di Kota Batu

Sering Diusir Satpol PP dan Mengaku Salah, PKL di Pasar Tumpah Pamekasan Tetap Jualan di Trotoar

Di kolom komentar, Sutrisno menulis kalimat yang dianggap tidak sopan.

"Bukan hanya tidak sopan, tersangka juga diduga menyebarkan ujaran kebencian. Sebab ditulisan yang dia unggah, ada ajakan membakar pesantren korban," terang Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, Selasa (26/3/2019).

Dalam unggahan lewat akun bernama Ridwan S, Sutrisno menyebut Musyaroh sebagai kyai yang tidak paham hukum agama.

Sutrisno juga menyamakan Musyaroh dengan binatang.

"Seandainya besok ada kabar, kyai Musyaroh mencabuli santri 15 bagaimana?" tulis Sutrisno dalam Bahasa Jawa.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved