Bupati Faida Tunjuk Kabid Sebagai Plt Kadinkes Jember

Bupati Jember Faida menunjuk Plt kepala Dinas Kesehatan setelah sebelumnya mencopot jabatan Kepala Dinas Kesehatan yang diduduki oleh Siti Nurul Qomar

Bupati Faida Tunjuk Kabid Sebagai Plt Kadinkes Jember
sri wahyunik/surya
Siti Nurul Qomariah saat mengikuti acara di Pendapa Bupati Jember kemarin 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Bupati Jember Faida menunjuk Plt kepala Dinas Kesehatan setelah sebelumnya mencopot jabatan Kepala Dinas Kesehatan yang diduduki oleh Siti Nurul Qomariah.

"Ya tadi pagi sudah saya tunjuk Plt-nya sementara, Bu Dyah," ujar Bupati Jember Faida di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Jumat (12/4/2019).

Dyah yang dimaksudnya adalah Dyah Kusworini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Jember.

Penunjukan Plt ini menyusul dicopotnya Nurul dari jabatannya, Kamis (11/4/2019). Bupati Faida menegaskan, pembebastugasan Nurul sudah sesuai dengan prosedur dan aturan di ASN.

"Kan ada prosedur dan mekanisme, semuanya sudah dilakukan. Pembebastugasan ini kan pembinaan yang sesuai dengan ketentuan," tegas Faida kepada Tribunjatim.com.

Menurutnya, ada sejumlah faktor kenapa Inspektorat Jember memeriksa Nurul sampai akhirnya turun SK pembebastugasan untuk Nurul sebagai bentuk pembinaan.

Kemenag Bangkalan Usulkan 100 CJH Lanjut Usia Untuk Diberangkatkan

PT KAI Rayakan HUT BUMN, Tiket Kereta Lokal Jember-Banyuwangi Gratis untuk Satu Hari, Baca Ini!

"Ada beberapa hal selain administrasi pengelolaan keuangan, juga ada hal lain. Aturan harus ditegakkan. Kalau kerugian negara tidak ada," tegas Faida kepada Tribunjatim.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, bupati membebastugaskan Nurul Qomariah dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan Jember. Perempuan itu kini menjadi staf di Staf Ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan Pemkab Jember. Saat dikonfirmasi perihal pencopotan dirinya, Nurul hanya berkata pendek 'makasih'. Tidak ada penjelasan panjang untuk ucapan terimakasihnya itu.

Bupati Jember Faida mengeluarkan SK pembebastugasan Kepala Dinas Kesehatan Jember Siti Nurul Qomariyah dari jabatannya. Pembebastugasan Nurul dari jabatannya itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember Mirfano, Kamis (11/4/2019).

Mirfano menuturkan, ada sejumlah penyebab kenapa Nurul dibebastugaskan dari jabatannya. "Pertama, karena adanya utang belanjang pembangunan sampai lebih dari Rp 60 miliar, itu terdiri atas 200 item pekerjaan di Dinas Kesehatan," ujar Mirfano kepada sejumlah wartawan, Kamis (11/4/2019).

Utang belanja pembangunan itu terjadi karena adanya miss-administrasi. Proyek sudah selesai dikerjakan oleh rekanan, namun tidak ada pembayaran untuk rekanan.

Hal itu membuat Pemkab Jember melalui Dinas Kesehatan memiliki utang sampai lebih Rp 60 miliar untuk 200 item pekerjaan tersebut. Pekerjaan itu antara lain renovasi sejumlah Puskesmas Pembantu di tahun 2018.

Penyebab kedua, lanjut Mirfano, adanya laporan dugaan pemotongan anggaran perjalanan dinas. Laporan itu ditangani oleh Inspektorat Pemkab Jember. "Seperti diketahui, bupati tidak bisa menoleransi hal seperti ini," tegas Mirfano.

Faktor ketiga, karena Nurul menerbitkan surat persetujuan kepada dua orang dokter untuk sekolah tanpa sepengetahuan bupati.

Penulis : Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved