Sering Alami Mengi Saat Kehamilan? Hati-hati, Ini Bahayanya Pada Janin Anda, Segera Lakukan Ini
Gejala asma biasanya diiringi dengan 'mengi'. Yaitu muculnya suara terus menerus dan kasar yang dihasilkan di saluran pernafasan.
Penulis: Pipin Tri Anjani | Editor: Alga W
Kondisi ini dapat mempengaruhi otak, hati, ginjal, dan plasenta bayi.
Baca: Ternyata Ini Kisah di Balik 10 Logo Studio Film Hollywood, No 8 Terinspirasi Cerita Horor Lawas
Bagaimana efek ke janin Anda?
Jika hal itu terjadi, maka akan mempengaruhi pertumbuhan si janin.
Janin akan lahir dengan ukuran yang kecil, dan dalam kasus lain dapat mengakibatkan kematian.
Namun jika asma diobati dan dikendalikan, faktor resiko akan berkurang.
Baca: Presenter Wanita Ajak Remaja di Bawah Umur Pesta Seks Difasilitasi Suami, Korban Sempat Diginiin
Bagaimana cara mengontrolnya?
Bagi Anda yang memiliki asma saat hamil, fokuslah pada pengendalian peradangan dan pencegahan serangan asma selama kehamilan.
Selain itu, jika gerakan bayi melemah atau berkurang pada saat mengi, segera pergi ke dokter.
Baca: Ciri-ciri Autisme Pada Anak Sudah Bisa Dikenali Sejak Usia 0 - 3 Tahun, Apa Saja Tanda-tandanya?
Selain mengontrol, Anda wajib lakukan pencegahan terlebih dahulu.
Hindari paparan debu, asap, dan pemicu asma lainnya.
Dan jika ada alergi selain asma, maka harus diobati.
Tak lupa, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Baca: Tak Hanya Song-Song Couple, 5 Pasangan Korea Ini Terjebak Cinta Lokasi, No 2 Bikin Nangis Netizen!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-ibu-hamil-penderita-asma_20170705_145401.jpg)