Jika Mau Kawin, Penis Bebek Bisa Membesar 10 Kali Lipat, Ternyata ini Rahasianya

Banyak hal yang masih belum diketahui soal satwa, misalnya tentang bebek punya keistimewaan terkait kehidupan seksualnya.

Tayang:
Editor: Mujib Anwar
(Wired)
Penis Bebek 

TRIBUNJATIM.COM - Banyak hal yang masih belum diketahui soal satwa, bahkan satwa macam bebek yang sering kita temui dan makan sehari-hari.

Dari sekitar 10.000 jenis burung yang telah diketahui, bebek menjadi kelompok minoritas langka yang memiliki organ serupa penis.

Uniknya lagi, organ genital itu dapat berkembang hingga 10 kali lipat menjelang musim kawin. Setelah musim kawin usai, "penis" itu akan menyusut.

Penelitian mengungkap bahwa "ereksi" bebek itu penyebabnya berbeda dengan ereksi manusia, bukan akibat sentuhan tetapi tekanan sosial.

Peneliti menemukan, semakin banyak pejantan yang bersaing, ukuran penis semakin cepat pula bertumbuh.

"Studi ini menggambarkan bagaimana kekuatan sosial dapat benar-benar membentuk anatomi tubuh sebuah individu," kata Richard Prum, peneliti dari Universitas Yale.

(Terungkap, Inilah Pertanyaan Seks Paling Sering Ditanyakan di Dunia Maya)

Prum dan rekannya, Patricia Brennan, peneliti dari Mount Holyoke College meneliti dua spesies bebek, yaitu Ruddy (Oxyura jamaicensis) dan scaups (Aythya affinis).

Selama dua tahun, mereka mengamati aktivitas seksual dua jenis bebek itu, baik saat satu jantan dipasangkan dengan satu betina atau beberapa jantan dipasangkan dengan satu betina.

Dalam kasus bebek scaup, berada dalam kelompok bebek pesaing sepertinya membuat bebek tergerak menjadi lebih unggul di antara pesaing lainnya, kemudian menumbuhkan penis yang lebih panjang.

Sedangkan pada bebek Ruddy, faktor hirarki diantara bebek sepertinya ikut berperan.

(Pria ini Malah Was-was Usai Menang Lelang Mobil Sitaan KPK dengan Harga Murah, Lho Kok?)

Hasil penelitian membuat Brennan berpendapat bahwa yang terjadi pada bebek tersebut merupakan efek dari tekanan sosial saat bersaing memperebutkan betina.

"Tekanan dapat meningkatkan hormon stress dan itu berpengaruh pada hormon androgen," kata Brennan.

Hal ini untuk sementara memang baru terjadi pada dua spesies bebek saja.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved