Kini, Pensiunan PNS Bisa Punya Modal Usaha Rp 350 Juta

Post power syndrome bisa menjangkiti siapa saja, termasuk pensiunan PNS. Sehingga perlu aktivitas dan modal usaha untuk move on.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Mujib Anwar
SURYA/AHMAD FAISOL
Sosialisasi Hak dan Kewajiban Peserta Taspen dan Layanan Pembayaran Manfaat Pensiunan Melalui Rekening Bank Mantap kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan di Gedung Balai Diklat setempat, Kamis (9/11/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Post power syndrome bisa menjangkiti siapa saja. Tak terkecuali 286 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dulunya punya kekuasaan atas orang-orang di sekelilingnya. Mereka akan mengakhiri masa bhaktinya pada 2018.

Para calon pensiun PNS kelahiran 1958 itu dikumpulkan di Gedung Balai Diklat Pemkab Bangkalan, dalam Sosialisasi Hak dan Kewajiban Peserta Taspen dan Layanan Pembayaran Manfaat Pensiunan Melalui Rekening Bank Mantap kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan, Kamis (9/11/2017).

Kasi Tata Kelola SDM, Teknologi, Informasi, dan Komunimas Dispenduk Capil Bangkalan, Abd Hamid (57), mengaku belum menemukan usaha yang tepat selama masa pensiun.

"Agustus 2018 saya pensiun. Entahlah mau usaha apa. Tapi sepertinya ingin beternak ayam saja," ujarnya kepada Surya.

Warga Protes Keras Pembangunan Rumas Sakit Pemerintah di Mojokerto

Krisis PNS Guru Sekolah Dasar di Bangkalan Makin Akut dan Tak Terkendali

Dorongan moral disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Eddy Moeljono. Ia meminta para PNS setelah pensiun tetap aktif memberikan pemikiran konstruktif kepada masyarakat di sekitar lingkungan.

"Apapun nanti kegiatan Bapak-Ibu sekalian, disyukuri. Bisa menjadi pengurus RT/RW atau takmir masjid. Terpenting lagi tetap berolahraga, jangan sampai diam. Karena organ-organ tubuh kita juga semakin tua pak," tutur Eddy Moeljono.

PIC BUP Bank Mantap KC Surabaya Budi Santosa mengungkapkan, masa pensiun merupakan sebuah penghargaan dari pemerintah atas pengabdian selama menjadi abdi negara.

"Pensiun harus tetap semangat, sehat, dan terus berkarya. Kami akan bekali dengan pemberdayaan dan kewirasahaan," ungkapnya di hadapan para calon pensiunan PNS.

Terungkap, Perumahan Elite di Surabaya Jadi Sarang Narkoba, Jutaan Obat Terlarang Berserakan

Ia menjelaskan, pembekalan kewirausahaan akan dikelompokkan berdasarkan hobi. Seperti bertani, beternak, atau pengembangan usaha kuliner.

"Sudah menjadi tugas kami, memberdayakan dan mensejahterakan purna bhakti abdi negara melalui pengembangan usaha," tegasnya.

Bank Mantap merupakan anak perusahaan PT Taspen dengan komposisi saham 60 persen dari Bank Mandiri dan 40 persen dan PT Taspen.

Lakukan Dugaan Pencucian Uang, Mantan Kades di Lamongan Ditangkap Polda Jatim, Uangnya Fantastis

Distribution Head III Bank Mantap Erlin B menyampaikan, pihaknya menyediakan jaminan pensiunan kredit multiguna dengan platform maksimal sebesar Rp 350 juta.

"Kami ada produk pinjaman dengan paltform Rp 350 juta. Namun disesuaikan dengan gaji pensiunan mereka," singkatnya.

Sementara itu, Wakil Kepala PT Taspen KCU Surabaya Tamsir mengatakan, sosialisasi kali ini memaparkan dua dari empat program PT Taspen yakni, program pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT).

"Sosialisasi ini merupakan upaya untuk mendorong akselerasi pelayanan publik terhadap kemudahan BUP melalui layanan klim otomatis PT Taspen," katanya.

Truk LPG Seruduk Angkot Penuh Penumpang di Tol Romokalisari, Belasan Orang Terluka dan . . .

Ia menambahkan, pelayanan klaim otomatis tersebut memudahkan para pensiunan tanpa mengurus langsung ke PT Taspen. (Surya/Ahmad Faisol)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved