Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

55 Kepala SDN Dilaporkan Polisi Gara-gara Rapor Elektronik, DPRD Langsung Gelar Sidak, Ada Apa?

Kasus dilaporkannya puluhan kepala SDN ke polisi akhirnya berbuntut dan mengarah ke politis, hingga ...

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Mujib Anwar
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Anggota Komisi I DPRD Kota Madiun saat menggelar sidak ke SDN 01 Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (23/1/2018). 

Mengomentari pihak rekanan yang mengadukan 55 kepala SDN di Kota Madiun, Jatmiko mengatakan itu merupakan hak rekanan. Meski demikian, kedalahan belum tentu mutlak dilakukan kepala sekolah.

"Contohnya sekolah ini (SDN 1 Manguharjo), sudah melakukan pembayaran tapi aplikasinya kan masih belum bisa dipakai," ucapnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Manguharjo, Heri Sudarto mengaku telah membayar Rp 35 juta kepada pihak rekanan atau PT. Sky Tech Asia (PT. STA) sesuai dengan besaran tagihan pemebelian.

Ia menuturkan, uang Rp 35 juta itu untuk membayar paket Program Transformasi Pendidikan Abad 21 yang isinya berupa aplikasi atau software Microsoft Windows Pro 10, Microsoft Office 2016 Std, E-Rapor, pelatihan instalasi dan aktivasi Microsoft, pelatihan dan pendampingan E-Rapor, domain dan hosting, serta pajak.

Kenal Cowok Lewat Media Sosial, Keperawanan Siswi SMK Cantik ini Malah Terenggut Paksa

Penculik Siswi SD Muhammadiyah Ketakutan dan Lari Ketika Hal Tak Terduga Terjadi di SPBU

Berbeda dengan 55 Kepsek SDN yang diadukan ke Polres Madiun Kota oleh pihak rekanan karena tidak membayar, Heri Sudarto merupakan satu-satunya Kepsek SDN yang membayar kepada rekanan.

Ia mengaku membayar kepada pihak rekanan karena merasa telah menandatanggani pemesanan atau purchase order (PO) pada 7 Februari 2017 lalu. Selain itu, ia merasakan manfaat dari program tersebut.

Heri mengatakan, Program Transformasi Pendidikan Abad 21 merupakan program dari Dinas Pendidikan Kota Madiun. Namun, program tersebut dibuat pihak rekanan.

"Programnya dari dinas pendidikan, yang membuat rekanan. Namanya penawaran dari rekanan, Program Transformasi Abad 21 ditawarkan dinas pendidikan,"katanya.

Ia mengaku tidak tahu persis bagaimana proses program itu dibuat atau diusulkan. Namun, yang pasti, pihak Dinas Pendidikan Kota Madiun yang seharusnya lebig tahu.

"Perencanaan di sana (dinas pendidikan) . Otomatis masuknya ke sana, kulonuwunnya di Dinas Pendidikan sana. Yang jelas saya terus dapat proposal itu, saya pelajari, dan menurut saya bagus sesuai kebutuhan, jadi saya ambil," katanya.

Stabilkan Harga, Tiap Hari 8 Ton Beras Dijual Murah Meriah

Pasukan Elit Paling Kejam itu Bernama Kempetai, Gemar Siksa dan Bunuh Orang Tanpa Alasan Jelas

Heri mengaku, Dinas Pendidikan Kota Madiun sebelumnya juga telah mengimbau kepada tiap sekolah agar menganggarkan dana untuk legalisasi software.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved