Awalnya Dikira Hanya Mitos, dan Tak Pernah Ada, Ternyata Burung Garuda Benar-Benar Hidup dan Nyata
Sempat dikira mitos, ternyata burung garuda itu benar-benar ada. Ternyata seperti ini perwujudannya.
TRIBUNJATIM.COM - Bagi sebuah negara, lambang negara merupakan elemen yang sangat penting.
Sebab, bisa saja lambang itu menyimbolkan identitas bagi bangsa tersebut.
Tidak terkecuali bagi bangsa Indonesia sendiri.
Burung garuda merupakan lambang negara Indonesia.
Baca: Hasil Quick Count KPU Unggulkan Khofifah-Emil, KPUD Jatim: Biasanya Hasil Akhir Tak Jauh Beda
Baca: Anaknya Ngaku Istri Iqbaal Ramadhan, Ibu Nurrani Sebut Jadwal Resepsi Putrinya dengan Sang Idola
Burung tersebut dicirikan berwarna emas, serta sejumlah bulu.
Bulu yang ada pada burung garuda masing-masing terdiri dari 17 pada sayap kanan dan kiri, lalu 45 helai pada leher, dan 8 helai pada ekor.
Jumlah itu melambangkan hari kemerdekaan Indonesia.
Burung tersebut dijadikan lambang negara karena sejumlah alasan.
Baca: Meski Pelatih Kiper Asing Barunya Belum Fasih Bahasa Inggris, Arema FC Tetap Percaya Diri

Baca: Usai Tarung Keras dan Tahu Pemenang Quick Count, Paslon Pilkada Kota Probolinggo Saling Berpelukan
Baca: Biasa Tegar, Wali Kota Risma Pernah Nangis Saat Jadi Kepala Dinas, Sempat Temukan Kotoran Manusia
Satu di antaranya karena dianggap sebagai binatang yang gagah, serta memiliki rasa persahabatan dengan manusia.
Tidak hanya itu, garuda juga dianggap sebagai kendaraan para dewa pada masa lampau.
Meski demikian, sampai saat ini masih banyak yang bertanya, apakah burung garuda itu benar-benar ada atau hanya mitos.
Berdasarkan beberapa sumber yang dikutip oleh TribunJatim.com, burung garuda ternyata memang benar-benar ada.
Baca: Hasil Quick Count KPU Unggulkan Khofifah-Emil, KPUD Jatim: Biasanya Hasil Akhir Tak Jauh Beda
Baca: Lamongan Basis Utama Pendukung Khofifah, Tiga Kali Maju Pilgub Jatim Selalu Menang
Baca: 3 Pertanyaan Orang Soal Emil Dardak di Google, Cawagub Jatim yang Unggul Sementara di Hasil Survei
Menurut para ahli, ada burung yang dinilai memili banyak kesamaan dengan burung garuda, meskipun namanya berbeda.
Burung itu adalah Elang Jawa atau Spizaetus.
Sayang, saat ini jumlah populasi Elang Jawa hanya sedikit, atau hampir punah.
Tepatnya, populasinya diperkirakan hanya sekitar 600 ekor.
Baca: Dibanding Pilwali, KPU Surabaya Sebut Angka Partisipasi Pemilih Surabaya Meningkat di Pilgub Jatim
Baca: Tak Punya Lawan, Paslon Tunggal Justru Kalah dari Kotak Kosong di Pilkada Makassar Versi Quick Count
Bahkan, sejak tahun 1992, Elang Jawa memang sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai satwa langka.
Alasannya, tentu saja karena banyaknya aktivitas perburuan terhadap satwa langka.
Elang Jawa memang banyak sekali memiliki penggemar.
Lalu, untuk ukuran tubuhnya untuk dewasa memiliki panjang sekitar 60-70 sentimeter.
Baca: Sudah Ambil PIN, 33.534 Calon Siswa SMA/SMK di Jatim Ogah Daftar PPDB Secara Online
Baca: Jaga TPS Saat Pilgub Jatim, Seorang Polisi Kehilangan Nyawa, Polrestabes Surabaya Ungkap Penyebabnya
Kepalanya rata-rata berwarna coklat.
Burung ini juga memiliki jambul yang sangat menonjol, yaitu sekitar empat helai.
Elang Jawa biasanya hanya tersebar di Pulau Jawa saja.
Tepatnya, di Ujung Kulon, dan Semenanjung Blambangan, dan beberapa kawasan hutan lainnya.
Baca: Jerman Tersingkir di Piala Dunia, Prediksi Yoon Doojoon HIGHLIGHT Rupanya Terbukti, Lihat Videonya!
Baca: Sudah 6 Tahun, Sekarang Begini Kondisi Jersey David Beckham yang Diberikan ke Andik Vermansyah
Jadi, kalian masih penasaran sama burung garuda itu ada atau tidak?
Sekarang sudah terjawab bukan?
Kalau dibandingkan sama lambang negara lain, sepakat nggak kalau Garuda disebut yang paling gagah?
Baca: Polsek Dukuh Pakis Tangkap Seorang Penjambret Asal Simo Gunung Barat Tol Surabaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-garuda-pancasila_20180628_181529.jpg)