Komplotan Bandit Jl Arjuna Surabaya Digulung, Puluhan Kali Beraksi Bidik Mahasiswi dan Suporter Bola

Beraksi puluhan kali, komplotan bandit Jl Arjuna Surabaya yang membidik mahasiswi dan suporter bola berhasil digulung.

Tayang:
Penulis: Fatkhul Alamy | Editor: Mujib Anwar
SURYA/FATKHUL ALAMY
Spesialis kejahatanan jalanan, Putra Setiawan dan BW saart ditangkap Polsek Bubutan Surabaya, Senin (30/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya mengungkap pelaku penjambretan terhadap Lanisya Febriyani (19), mahasiswi Politeknik Negeri Surabaya (PENS) hingga koma, mulai terkuak. Ini setelah dua komplotan bandit Jl Arjuna Surabaya digulung dan dijebloskan sel tahanan Polsek Bubutan.

Komplotan bandit jalanan yang menyerah, adalah Putra Setiawan (24), warga Kupang Gunung dan BW (17), asal Putat Jaya Surabaya.

Keduanya diringkus, setelah beraksi merampas tas milik Pingky Vitamur (21), seorang mahasiswi Unitomo Surabaya, Minggu (29/7/2018).

BREAKING NEWS – Bandit Perampas Tas Mahasiswi PENS Surabaya Hingga Koma Tertangkap

Penjambretan itu terjadi di traffic light (TL) Jl Semarang, setelah dikekar, pelaku tertangkap di Jl Kranggan Bubutan, Surabaya dan sempat dihajar massa hingga babak belur.

Putra merupakan aktor utama dan merupakan salah satu komplotan bandit jalanan yang menyikat tas korban Lanisya di Jl Arjuna. Hanya saja, saat beraksi di Jl Arjuna, Putra tidak ikut beraksi. Aksi di Jl Arjuna dilakukan temannya yang masih satu komplotan.

Pelaku Putra ini sedikitnya telah beraksi di 20 lokasi di berbagai tempat di Surabaya. Sedangkan BW merupakan ‘pemain' jambret baru yang direkrut Putra.

Kronologi Lengkap Mahasiswi PENS yang Kritis, Usai Dijambret di Jl Arjuno saat Naik Ojek Online

Aksinya dilakukan berama teman satu komlotan dengan mengendarai motor dan modusnya memepet dan merampas tas atau ponsel pengendara motor atau pejalan kaki.

“Pelaku ini (Putra Setiawan) anggota komplotan kejahatan jalanan, termasuk di jalan Arjuno dengan korban seorang mahasiswi. Hanya saja, pelakunya teman satu kelompok,” ujar Kapolsek Bubutan Surabaya, AKP Harianto Rantesalu saat ditemui di Mapolsek, Senin (30/7/2018) petang.

Menurut Harianto, Putra biasanya beraksi pada malam hari. Tapi, tidak sedikit akisnya juga dilakukan pada seiang hari seperti dilakukan saat merampas tas korban Pinky dan akhirnya tertangkap di Jl Kranggan.

Perkataannya Dibantah Anak Kecil, Pria di Jombang ini Kalap dan Menampar si Bocah Pakai Sandal

Sasaran yang jadi tareget, tidak pandang bula. Tidak hanya perempuan, tapi tidak sedikit korban pria yang disikat. Barang kejahatan yang dirampas, kebanyakan tas dan ponsel.

“Begitu lihat korban lengah saat bawa tas dan HP, pelaku langsung menarik. Tdiak sedikit korban yang jatuh dari motor dan mengalami luka-luka,” terang Harianto.

Dari hasil pemeriksaan, Putra mengaku beraksi di Jl Arjuna empat kali, Tegalsari, Genteng, Sawahan, Banyuurip, Wonokoromo dan beberapa tempat lainnya di Kota Pahlawan.

“Pelaku juga sering beraksi merebut dan menjambret ponsel suporter saat ada pertandingan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Ngakunya sedikitnya 20 kali, tapi kemungkinan lebih banyak. Ini tadi Polrestabes Surabaya juga sudah kesini, keperluannya melakukan pengembangan,” tegas Harianto. (Surya/Fatkhul Alamy)

Kisah Unik Ganyang Penghalang Demokrasi Pancasila, Guru Idola nan Tampan yang Viral di Medsos

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved