Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Siswa SD/SMP di Kota Mojokerto Terancam Molor
Siswa SD/SMP di Kota Mojokerto mendapatkan seragam sekolah gratis terancam molor, padahal pengandaannya sudah.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menyikapi serius keterlambatan pengadaan kain seragam gratis untuk 5.964 siswa baru di sekolah SD/MI dan SMP/MTS sederajat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, pihaknya mengakui keterlambatan pengadaan kain seragam untuk siswa ini. Penyebabnya ditengarai lantaran terlambatnya dimulainya pengadaan pada Mei 2018. Meski terlambat pihaknya menjamin pengadaan ini lebih cepat ketimbang tahun lalu yang dibagikan pada November.
"Supaya tepat waktu tahun depan kami akan memulainya pada Februari," ujarnya, Senin (30/7/2018).
• BREAKING NEWS – Bandit Perampas Tas Mahasiswi PENS Surabaya Hingga Koma Tertangkap
Menurut Amin, untuk mengatasi keterlambatan ini pihaknya telah menggunakan sistem informasi kinerja penyedia (Sikap) untuk proses lelang cepat pengadaan kain seragam sekolah. Paling tidak pengadaan ini akan rampung dal kurun waktu sepekan.
Disisi lain, nilai lelang pengadaan seragam sekolah gratis ini yaitu senilai Rp 1,78 miliar. Nilai tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Pagu anggaran dari Pemkot Mojokerto yaitu senilai Rp 2,3 miliar.
Selain itu, pemenang pengadaan seragam sekolahnya gratis telah dimenangkan oleh CV Ada Nada di Sidoarjo.
"Saat ini kami akan tanda tangan kontrak pengadaan, ada penghematan anggaran lebih dari Rp 500 juta," bebernya.
• Sidoarjo Heboh dan Geger, 3 Tali Pocong Kafan Jenazah Hilang Dicuri dari Makam Pakai Batok Kelapa
Untuk diketahui, pengadaan kain seragam sekolah gratis ini sebanyak 19.599 pasang untuk siswa SD/MI dan SMP/MTS sederajat. Namun diketahui, seragam sekolah gratis untuk siswa baru sekitar 17.892 pasang.
Adapun rincian sebanyak 5.964 siswa yang memperoleh seragam sekolah gratis meliputi 2.776 siswa SD/MI sederajat dan 3.188 siswa SMP/MTS sederajat.
Nantinya, masing-masing siswa akan memperoleh satu pasang seragam nasional, seragam Pramuka dan seragam sekolah khas warna oranye kombinasi hitam.
Berdasarkan perjanjian kontrak antara pihak rekanan pengadaan kain seragam sekolah akan rampung sekitar 45 hari atau selesai pada September 2018.
• Keluarga yang Terancam Lumpuh Pilih Damai Dengan Sekolah, Juga Cabut Tudingan ke Polwan
Masih kata Amin, paling lambat pertengahan Agustus tahun ini pihaknya akan mulai mendistribusikan seragam sekolah gratis secara bertahap.
Sebelumnya, pihaknya menargetkan pendistribusian seragam sekolah gratis ini pada 30 Juli kemarin.
"Ada spesifikasi kain yang harus diuji sebelum didistribusikan. Jadi kalau tidak memenuhi kami akan kembali ke rekanan kalau sudah terpenuhi maka akan segera dibagikan," ucapnya.
Menurut dia, pihaknya meminta maaf karena adanya keterlambatan ini menyebabkan program seragam untuk meringankan beban orang tua siswa tidak terpenuhinya. Padahal,
kain seragam sekolah gratis ini biasanya dibagikan ke siswa baru sepekan sebelum masuk sekolah pada 16 Juli 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/seragam-sekolah_20180710_115502.jpg)