Ruwat Sengkolo Bumi Projo, Manifestasi Masyarakat Umbul Madiun Membersihkan Diri

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, masyarakat di Kecamatan Dolopo, mengadakan acara Ruwat Sengkolo Bumi Projo, di Taman Wisata Umbul.

Tayang:
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Dwi Prastika
SURYA/RAHARDIAN BAGUS
Ritual Ruwat Sengkolo Bumi Projo di Taman Wisata Umbul Madiun, Rabu (12/9/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, masyarakat di Kecamatan Dolopo, mengadakan acara Ruwat Sengkolo Bumi Projo, di Taman Wisata Umbul Madiun, Rabu (12/9/2018).

"Ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan masyarakat Umbul dan sudah dilakukan puluhan tahun, dulu sempat vakum. Ini merupakan tahun kelima," kata Direktur Umbul Square Night Festival, Afri Handoko, saat ditemui di lokasi.

Dia menjelaskan, ada sejumlah rangkaian acara dalam Ruwat Sengkolo Bumi Projo.

Jamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 di Batu, Ada Keris Terpanjang dengan Berat 10 Kg Lebih

Di antaranya kirab tumpeng, kurasan sumber belerang umbul dan juga jamasan pusaka milik kasepuhan yang dahulu bertugas menjaga Umbul.

Acara dimulai dengan kirab yang melibatkan masyarakat setempat, di antaranya karang taruna, sekolah, dan pedagang di Taman Wisata Umbul.

Ada sembilan tumpeng berisi hasil bumi yang diperebutkan warga setelah diarak.

Larung Sesaji dan Risalah Doa di Telaga Ngebel Tutup Perhelatan Grebeg Suro 2018 di Ponorogo

Setelah acara kirab, dilanjutkan dengan jamasan atau memandikan pusaka, kemudian dilanjutkan dengan kolam atau umbul belerang.

"Jamasan dan kuras kolam ini merupakan manifestasi daripada upaya membersihkan diri, menyucikan diri yang setiap Tahun Baru Islam kami bersihkan," katanya. (Rahardian Bagus)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved