Kantor Dispendukcapil Jember Digerebek Polisi Akibat Kasus Pungli, Pelayanan Warga Tak Maksimal

Polres Jember gerebek Kantor DInas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember pada Kamis (1/11/2018).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Anugrah Fitra Nurani
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kantor Dispendukcapil Jember 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polres Jember gerebek Kantor DInas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember pada Kamis (1/11/2018).

Tim Saber Pungli mengendus aksi calo pembuatan e-KTP di kantor yang beralamat di Jl Jawa Jember itu.

Kendati begitu, Surya memantau layanan kantor tersebut tetap berjalan meski tidak maksimal.

Ada beberapa pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) yang tidak bisa dilayani.

(Muncul Seruan Aksi Bela Tauhid, MUI Jatim: Pejabat Forpimda Sepakat Tak Gelar Aksi Tersebut)

(Kuras Lebih Setengah Miliar isi ATM di Mojokerto, Komplotan Ratno Ditangkap saat Dugem di Surabaya)

Sekretaris Dispendukcapil Daryanto mengatakan masih ada beberapa pengurusan Adminduk yang bisa dilayani, yakni legalisasi Adminduk, surat pindah tempat, juga surat keterangan (Suket) pengganti KTP elektronik.

'Yang tidak bisa dilayani adalah pencetakan KTP, KK, akta kelahiran, juga catatan pinggir," ujar Daryanto kepada Surya.

Pencetakan Adminduk itu tidak bisa dilakukan karena blangko berada di ruang Kepala Dispendukcapil Jember yang masih disegel polisi.

Selain itu, dokumen yang dicetak juga membutuhkan tanda tangan Kadispendukcapil, Sri Wahyuniati, yang saat ini tidak ada di kantor itu.

"Meski tidak bisa dicetak, kami memberi waktu sebulan kepada pemohon untuk mengambil Adminduk KTP, KK, juga akta kelahiran dan catatan pinggir yang diurusnya hari ini," lanjut Daryanto.

(Nikahi Pilot yang Bergaji Lebih Besar dari Presiden, Gaya Hidup Fitri Carlina Tetap Sederhana)

(Kuras Lebih Setengah Miliar isi ATM di Mojokerto, Komplotan Ratno Ditangkap saat Dugem di Surabaya)

Dia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti, Hal ini sesuai dengan perintah Bupati Jember Faida.

Loket pelayanan tetap buka, masyarakat bisa menyerahkan berkas pengurusan Adminduk ke petugas loket.

Dari pantauan Surya, Kantor Dispendukcapil Jember tidak seramai biasanya. Biasanya pemohon membludak dan ribuan orang memenuhi halaman kantor tersebut.

"Tadi pagi sih masih banyak orang di depan kantor, sebelum jam 7 pagi. Mungkin terus melihat kok ada polisi, mungkin ada yang kembali pulang. Ada juga yang tetap masuk setelah kami pastikan layanan tetap dibuka," lanjut Daryanto.

Tidak maksimalnya layanan Dispendukcapil akibat ketidakhadiran kepala dinas membuat pemohon kecewa.

Sebab mereka tidak bisa membawa pulang Adminduk yang dimohonnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved