Heboh Fenomena Gunungan Busa di Sungai Jombang, Dinas Lingkungan Hidup ke TKP

Warga dihebohkan dengan fenomena gunung busa di sungai Dusun Pranggang Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang.

Heboh Fenomena Gunungan Busa di Sungai Jombang, Dinas Lingkungan Hidup ke TKP
SURYA/Sutono
Fenomena gunung busa di dam sungai Dusun Pranggang, Desa Jatimpelem, Diwek, Jombang (sutono) 

Ditambahkan Yuli, sampel yang diambil akan diuji di laboratorium kemudian dibandingkan dengan kondisi air sungai di lain tempat di Jombang.

Air ini juga dibandingkan dengan sample air sungai Dusun Pranggang sebelum dipenuhi busa.

(Tren Kuliner 2019 Diprediksi Makanan Sehat dan Jajanan Nyeleneh, Contohnya Seperti Teh Keju!)

(Hasil Drawing Babak 32 Besar Piala Indonesia, Arema FC akan Berhadapan dengan Persita Tangerang)

“Ini untuk mengetahui beban pencemarannya sejauh mana,” kata Yuli.Yuli menyebut, hasil uji laboraturium akan keluar sekitar sepekan ke depan.

“Karena untuk analisisnya sendiri makan waktu lima hari, belum lagi pengolahan datanya,” terang Yuli.

Meski sudah dipastikan busa tersebut berasal dari deterjen, namun Yuli mengaku belum bisa memastikan berasal dari mana.

“Masih kita cari informasi, kita susuri. Bisa dari domestic rumah tangga, bisa dari pencucian mobil, ‘laundry’ maupun perusahaan plastic,” kata Yuli.

Yuli juga belum bisa memastikan air sungai ini berbahaya atau tidak, minimal untuk irigasi pertanian.

“Kami terus terang tidak bisa melarang petani untuk tidak memanfaatkan air sungai ini, karena petani butuh air ini untuk tanaman mereka. Harapan kami, masalah ini tidak berdampak kepada sawah mereka, misalnya menyebabkan tanaman mati dan sebagainya,” tutur Yuli.

(#jodohmalang Viral di Twitter, Wali Kota Malang Sutiaji akan Siapkan Psikolog Bagi Warga yang Jomblo)

(Uji Coba Perdana Traffic Light di Perempatan Mergan Kota Malang, Masih Banyak Pengendara Melanggar)

Pantauan di lokasi, gunungan busa di sungai dusun Pranggang pada Selasa pagi tadi sudah mulai berkurang.

"Berangsur-angsur surut terbawa aliran sungai," kata Yayuk Emma, warga setempat. Bahkan siang ini, gunungan busa sudah nyaris lenyap.

Halaman
123
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved