Fakta Potensi Terjadinya Gempa Bumi di Malang Raya, Berikut Penjelasan Pengamat dan Antisipasinya

BPBD Kota Malang telah memberikan tanggapan soal potensi gempa bumi yang akan melanda Kota Malang.

Fakta Potensi Terjadinya Gempa Bumi di Malang Raya, Berikut Penjelasan Pengamat dan Antisipasinya
SURYAMALANG.COM
Ilustrasi 

Hal ini diprioritaskan sebagai bentuk upaya meminimalkan risiko bencana.

Fakta Terbaru Guru Honorer yang Dimutilasi dalam Koper di Kabupaten Blitar Dimakamkan Tanpa Kepala

FAKTA TERBARU Kasus Mayat Tanpa Kepala, Terbongkar Chat WA Terakhir Si Guru hingga Bawa Banyak Uang

TERUNGKAP Dalang di Balik Pembunuhan Pria di Pasar Gadang, Sebagian Pelakunya Masih di Bawah Umur

Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh BPBD Kota Malang ialah meningkat kerjasama dengan BPBD se-Malang Raya.

"Upaya itu akan kami lakukan, salah satunya dengan memberi pemahaman gempa kepada masyarakat luas," ujarnya.

Tak hanya itu, BPBD Kota Malang tahun ini juga berencana membangun sistem pantauan getaran gempa di Kota Malang.

Alat tersebut berana Seismometer yang akan mencatat setiap gerakan lempeng bumi baik yang kecil hingga besar.

"Yang lebih penting lagi bagaimana menyiapkan budaya masyarakat yang tanggap dan tangguh serta sadar bencana. Dengan demikian sebesar apapun ancaman bencananya, masyarakat sudah siap menghadapinya," ujarnya

Sementara itu, analis bencana BPBD Kota Malang, Mahfuzi mengatakan, bahwa provinsi Jawa Timur termasuk wilayah langganan gempa.

Untuk di Malang Raya, gempa pernah terjadi pada 19 Februari 1967 dan menyebabkan kerusakan parah di Dampit.

Sekitar 1.539 rumah rusak, 14 orang tewas, 72 orang luka-luka.

Sementara di Gondanglegi terdapat 9 orang tewas, 49 orang luka-luka, 119 bangunan roboh, 402 retak dan 5 masjid rusak.

Halaman
123
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved