80 Persen Wisatawan Milenial Manfaatkan Akses Digital, Wisata yang Instragramable Paling Disukai
Sebanyak 75-80 persen wisatawan adalah kaum milenial di mana lebih mengedepankan nilai eksperimen. Mereka menggunakan digital untuk kebutuhan wisata.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - 75-80 persen wisatawan adalah kaum milenial di mana lebih mengedepankan nilai eksperimen.
Mereka juga mengakses semuanya dari digital termasuk memanfaatkan media sosialnya.
"Media sosial jadi efektif. Karena ketika akan wisata kemana, yang dicari adalah media sosial, seperti instagram. Setelah itu mempublikasikannya," jelas Fransiskus Handoko, Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata RI, Kamis (25/4/2019).
Ia menjadi narasumber seminar nasional pariwisata digital yang diadakan oleh Prodi S1 Pariwisata FIA Universitas Brawijaya Malang.
• Selama Lima Hari, 17 Influencer Asal Malaysia Jelajahi Wisata di Banyuwangi
• Menyokong Pariwisata Doesoen Kakao di Glenmore Banyuwangi, Pemkab Akan Membangun Amphitheater
Karenanya, wisata yang instragramable biasanya disukai.
Dari sebelumnya yang tidak dikenal menjadi dikenal karena di media sosial.
Selain itu dalam perkembangan kini, semua sudah menerapkan go digital.
Misalkan saja pembayaran transportasi juga penginapan.
Banyak aplikasi sudah mengakomodir kebutuhan konsumen.
Namun ia menekankan meski semua go digital, tapi jangan takut kehilangan pekerjaan di bidang pariwisata di era revolusi industri 4.0.
"Akan muncul job creative di era industri 4.0. Namun memang digital membuat pekerjaan bisa dihandle cepat," kata dia.
Tetapi di bidang pariwisata tetap butuh human touch dan tak digantikan mesin.
Sebab teknologi hanya membantu mempercepat atau menu tambahan.
"Tidak mengurangi menu sesungguhnya yaitu sentuhan human touch," papar dia.
Tiga portofolio yang membuat wisatawan datang adalah wisata budaya, wisata alam dan wisata buatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/seminar-nasional-pariwisata-digital.jpg)