Pilpres 2019

Komentar Para Eks Ketua MK, Hamdan Zoelva dan Mahfud MD Terkait Gugatan Sengketa Pemilu 2019 ke MK

Beriku ini respon Hamdan Zoelva dan Mahfud MD terkait gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi

Komentar Para Eks Ketua MK, Hamdan Zoelva dan Mahfud MD Terkait Gugatan Sengketa Pemilu 2019 ke MK
Tribun Wow
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva. 

"Sekarang kesulitan bagi Prabowo-Sandi karena selisihnya cukup jauh. Kalau nanti hasil akhirnya mereka ketinggalan 9-10 juta suara, ya mereka harus bisa memiliki bukti kuat untuk bisa mengubah hasil itu," paparnya.

Bagaimanapun juga, Hamdan Zoelva menyarankan kepada pihak Prabowo-Sandiaga bila tidak mampu memberikan bukti yang kuat dan signifikan untuk mengubah hasil, maka sebaiknya pihak Prabowo-Sandiaga sebaiknya melangkahkan kaki ke Mahkamah Konstitusi agar dapat menyelesaikan perselisihan hasil pemilu.

Pun Hamdan Zoelvan mengatakan bahwa Mahkamah Konstitusi menerima gugatan jika Prabowo-Sandiaga mampu mempengaruhi hasil pemilu.

Sayangnya, dengan selisih yang terpaut jauh memungkinkan menjadi sebuah hambatan bagi Prabowo-Sandi.

"Inilah problem yang dialami paslon (Prabowo-Sandi) karena selisihnya besar. Mereka harus bisa memiliki bukti yang signifikan, namun itu rumit," imbuhnya.

Reaksi Mahfud MD terkait Mahkamah Konstitusi dianggap tidak berguna

Mahfud MD yang merupakan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menyarankan agar semua pihak yang tidak menerima hasil rekapitulasi KPU agar segera mengajukan gugatan sengketa Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dengan tegas, Mahfud MD menjelaskan, jangan ada yang beranggapan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak berguna.

Sehingga Mahfud MD menjelaskan bahwa tudingan yang menyatakan MK tak berguna bersifat provokatif.

Mahfud MD pun memaparkan secara jelas bahwa jika tidak ada bukti-bukti kecurangan yang kuat hingga bersedia mengadu data. Tentunya Mahkamah Konstitusi tidak akan menindaklanjuti.

Halaman
1234
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved