Pemkot Surabaya Siap Ganti Biaya Pembangunan Sengketa Tanah di Jalan Pemuda 17 dengan PT Maspion

Sengketa tanah Jalan Pemuda 17 antara Pemkot Surabaya dan PT Maspion masih bergulir. Terakhir, pemkot mengajukan kasasi setelah kalah banding.

Pemkot Surabaya Siap Ganti Biaya Pembangunan Sengketa Tanah di Jalan Pemuda 17 dengan PT Maspion
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Pengacara Maspion, Soetanto Hadisuseno (tengah) menyatakan siap saja menyerahkan tanah tersebut ke pemkot. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sengketa tanah Jalan Pemuda 17 antara Pemkot Surabaya dan PT Maspion hingga kini masih bergulir.

Terakhir, pemkot mengajukan kasasi setelah kalah di tingkat banding untuk perkara di PTUN Surabaya.

Sementara untuk perkara di PN Surabaya, kedua pihak sama-sama menunggu putusan banding setelah majelis hakim mengabulkan sebagian gugatan pemkot.

Pemkot Surabaya Ajukan Kasasi Kasus Jalan Pemuda, PT Maspion: Kalau PTUN Terima, Kami Ajukan PK

PT Maspion Menangkan Banding Lawan Pemkot Surabaya, Terkait Kasus Sengketa Tanah di Jalan Pemuda

Kendati demikian, pemkot membuka peluang perdamaian. Mereka siap mengganti biaya pembangunan yang dikeluarkan Maspion sebelum mangkrak.

Asalkan Maspion bersedia menyerahkan tanah seluas 2.115,50 meter persegi tersebut ke pemkot.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Surabaya Arjuna Meghanada menyatakan, kini pemkot menunggu permohonan ganti rugi dari Maspion.

Selanjutnya, pihaknya akan mengkaji secara hukum. Bila sesuai ketentuan hukum, pemkot siap menggantinya.

"Misal sudah bikin pondasi, monggo, silakan. Kalau ada ketentuan hukum, pemkot siap kok untuk ganti rugi. Paling berapa sih ganti ruginya?" ujar Arjuna.

Selama ini pemkot masih belum melihat itikad baik dari Maspion untuk menyerahkan aset tersebut.

Halaman
123
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved