Anaknya Masuk Jalur PPDB Mitra Warga, Anggota DPRD Salahkan Pemkot Surabaya

Pemkot Surabaya membuat kebijakan siswa tak mampu yang masuk dalam data Mitra Warga akan otomatis diterima di SMP negeri dan swasta.

Anaknya Masuk Jalur PPDB Mitra Warga, Anggota DPRD Salahkan Pemkot Surabaya
SURYA/NURAINI FAIQ
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ibnu Sobir. 

 Sobir yang anggota Komisi D itu menyebut kekisruhan PPDB ini karena dipicu oleh penetapan data yang tidak akurat.

"Segera pemkot harus memperbaiki sistem penetapan Mitra Warga dalam PPDB. Ini masih penerapan mitra warga sudah kisruh," ungkapnya. 

(Pemprov Jatim Buka Peluang Perpanjang Daftar PPDB SMAN Jalur Warga Tak Mampu, Jika Kuota Tak cukup

Selama ini pemkot selalu mengklaim bahwa sistem online mereka baik. Nyatanya, Sobir menilai, penetapan warga MBR di Pemkot Surabaya dinilai amburadul.

Banyak warga yang kecewa dan dirugikan atas situasi ini. 

Sobir sendiri merasa dirugikan karena bisa jadi dianggap warga bahwa apa saja dimanfaatkan. Termasuk memanfaatkan jalur Mitra Warga.

"Kami mendesak pemkot minta maaf lah. Kemudian segera perbaiki sistem. Jangan sampai melahirkan ketidakpercayaan kepada pemkot," tandas Sobir.

Penetapan data Mitra Warga yang berbuntut kisruh ini dinilai karena ketidakakuratan data serta tidak ada pengecekan ulang.

(Ada Kuota 40 % PPDB SMPN di Surabaya Cara Masuknya Lewat Tes TPA, Digelar 17 Juni Besok)

Kedinamisan data di lapangan tidak dicek. Data Pemerintah yang tidak akurat ini bisa menimbulkan ketidakpercayaan kepada pemkot.

Menurut Sobir, Data warga harus di update. Bisa saja yang semula mengajukan bantuan, surat keterangan miskin, dan ekonomi prihatin sekarang sudah beranjak ekonominya. 

Halaman
1234
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved