Pencuri Kayu Sengon di Hutan Trenggalek Ditangkap Petugas, Ada 17 Glondong Kayu Diamankan

Polres Trenggalek menangkap Sukarman (53), warga Desa Dermosari, Kecamatan Tuju. Sukarman ditangkap karena mencuri kayu sengon

Pencuri Kayu Sengon di Hutan Trenggalek Ditangkap Petugas, Ada 17 Glondong Kayu Diamankan
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Polisi ,memeriksa kayu hasil curian di hutan trenggalek 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek menangkap Sukarman (53), warga Desa Dermosari, Kecamatan Tuju.

Sukarman ditangkap karena mencuri 17 batang kayu sengon laut di kawasan hutan petak 68 A RPH Trenggalek BKPH Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo menjelaskan, Sukarman ditangkap ketika memikul kayu hasil curian di kawasan hutan tersebut, Senin (19/6/2019).

Pencurian diketahui dilakukan pada malam hari. Yakni sekitar pukul 23.00 WIB.

"Petugas Polsek Tugu dan petugas dari RPH Trenggalek melaksanakan operasi gabungan. Kemudian di pinggir jalan kawasan hutan tersebut petugas melihat pelaku memikul kayu," kata Kapolres, dalam ungkap kasus, Senin (26/6/2019).

Tersangka, kata dia, menebang kayu sengon laut di dalam kawasan hutan. Kayu sengon yang ditebang berdiameter sekitar 10 sampai 25 sentimeter (cm) dengan panjang rata-rata 3 meter (m).

Kayu yang telah ditebang dipikul ke pinggir jalan untuk diangkut dengan kendaraan roda empat.

Kasus YKP Surabaya, Kejati Jatim akan Panggil Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH Besok

Pasutri Asal Lamongan ini Tawarkan Jasa Seks Menyimpang, Tarifnya Rp 3 Juta Sekali Kencan

Jasad Pemancing Hilang di Pantai Blado Trenggalek, Ditemukan Basarnas Sejauh 3 Mil dari Lokasi

"Sampai akhirnya pelaku ditangkap dan barang bukti kayu ribawa dan diamankan di Polsek Tugu," tuturnya kepada Tribunjatim.com.

Taksiran kerugian dari pembalakan kayu itu, yakni sekitar Rp 1,5 juta.

Pelaku dikenakan Pasal 82 ayat (1) hurif c dan atau pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan ean Pemberantasan Kawasan Hutan Subs pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP Pidana.

"Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara," pungkasnya. (aflahul abidin/Tribunjatim)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved