Demo Depan JIIPE di Manyar Kabupaten Gresik, Massa Bawa Sesajen dan Potong Ayam

(Forkot) menggelar aksi di depan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Jalan Raya Pantura, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik

Demo Depan JIIPE di Manyar  Kabupaten Gresik, Massa Bawa Sesajen dan Potong Ayam
Willy Abraham/Tribunjatim
Massa memotong ayam sebagai bentuk protes kepada JIIPE, Senin (22/7/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Massa yang mengatasnamakan Forum Kota (Forkot) menggelar aksi di depan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Jalan Raya Pantura, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Mereka membawa sesajen dan memotong ayam sebagai bentuk protes.

Aksi berlangsung sejak pukul 12.30 WIB, mereka berjalan kaki menuju depan kawasan industri JIIPE. Namun, mereka hanya berbaris di tengah jalan raya Pantura.

Sambil membawa sesajen berisikan kelapa, bunga, telur, pisang, dupa dan satu ekor ayam. Sebagai bentuk protes mereka membakar dupa.

Kemudian salah satu massa duduk di tepi jalan dan memotong satu ekor ayam dan melemparkannya.

Kordinator aksi, Haris Faqih mengatakan banyak keluhan dari masyarakat Manyar terkait persoalan sengketa tanah belum terselesaikan.

oleh dipinta itu dilakukan oleh tangan kanan atau tangan kirinya GP yang pasti keluar itu.

5 Momen Nunung Jumpa Pers, Tangis Maaf hingga Terisak Ingat Ultah Suami: Dia Cuma Minta Aku Berhenti

Ustaz Abdul Somad Langsung Tunjukkan Bukunya saat Dibilang Ustaz Pelawak, Tantang Netizen Malaysia

Mobil Warga Jombang Dilempar Bom Molotov Orang Tak Dikenal, Ban Nyaris Meleleh

"Masih ada dan ada beberapa isu yang memang kita bahwa secara secara bersama-sama yaitu tuntaskan segala sengketa lahan atau tanah rakyat di kawasan JIIPE. Rekrut dan melibatkan tenaga kerja lokal 100% di kawasan JIIPE," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Tidak menutup kemungkinan aksi serupa akan dilakukan lagi. Pihaknya berencana untuk membuat sebuah posko pengaduan di kawasan ini agar masyarakat yang terdampak kawasan JIIPE dapat melapor.

"Nanti kita akan melakukan konsolidasi bersama dengan mahasiswa dan LSM di Kabupaten Gresik untuk Bergerak bersama," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Kepala General Affair (GA) JIIPE, Joko Sulistyo mengatakan sejak kemarin pihaknya sudah mengundang untuk melakukan komunikasi dengan pihak FORKOT.

"Tadi pagi sudah ditunggu untuk diajak dialog, tetapi tidak mau," kata Joko.

Pihaknya mengetahui aksi tersebut, bahkan sejak pagi tim legal tidak ada informasi yang tidak benar diterima masyarakat.

Terkait tenaga kerja, JIIPE mengaku sudah mempunyai Mou dengan wilayah Kecamatan Manyar bahkan sejak kedatangan Presiden tahun lalu.

Sebanyak enam perusahaan yang berdiri di JIIPE sudah mengetahui aturan tersebut. Sehingga warga Manyar dan sekitarnya mendapatkan prioritas.

"Artinya sudah proporsional, sampai hari ini perusahaan cuman itu, perusahaan belum bertambah," tutup Joko. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved