Manfaatkan Koran Bekas, Keluarga Amaluddin Menyulap Jadi Barang yang Bernilai Jual Jutaan Rupiah

Usaha memanfaatkan koran bekas menjadi inspirasi keluarga Achmad Amaluddin, warga Perumahan Bukit Randuagung Indah untuk membuat handicraft.

Manfaatkan Koran Bekas, Keluarga Amaluddin Menyulap Jadi Barang yang Bernilai Jual Jutaan Rupiah
SURYA.CO.ID/SUGIYONO
Para pengunjung bazar dan pameran di GOR Petrokimia Gresik melihat-lihat koleksi kreativitas keluarga Amaluddin yang terbuat dari koran bekas dan plastik bekas, Jumat (26/7/2019).

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Usaha memanfaatkan koran bekas menjadi inspirasi keluarga Achmad Amaluddin, warga Perumahan Bukit Randuagung Indah, Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Gresik untuk membuat handicraft.

Amaluddin dalam mengembangkan memanfaatkan koran bekas diperlukan keterampilan dan imajinasi yang bagus, sehingga menjadi miniatur yang apik dan unik. Seperti, miniatur motor motor, sepeda onthel, kapal layar, kapal perang, menara dan masih banyak lagi.

Usaha yang berlangsung sejak tiga tahun kemarin terus ditekuni bersama istri dan tiga anaknya. Semuanya berbagi peran.

"Ada yang bagian gulung koran. Ada yang kasih warna dan saya yang membentuk menjadi sebuah miniatur-miniatur yang menarik dan unik," kata Amaluddin, saat mengikuti bazar dan pameran yang diadakan PT Petrokimia Gresik (PG) di GOR PG, Jumat (26/7/2019).

Warga Gresik Mengeluh Kualitas Air PDAM Mirip Comberan, Harus Beli Air Isi Ulang Untuk Mandi

Beredar Informasi Lowongan Kerja Petrokimia di Media Sosial, PT Petrokimia Gresik: Itu Hoaks

Lebih lanjut, Amaluddin menegaskan bahwa kreativitas tersebut muncul karena banyaknya koran bekas yang tidak dimanfaatkan.

Kemudian diolah menjadi Kreativitas yang mempunyai nilai tinggi. "Kita hanya membantu pemerintah dalam mengurangi sampah kertas," imbuh pensiunan PG.

Setelah berkembang selama tiga tahun ini, karya-karyanya pernah mendapat pesanan dari nahkoda kapal Australia.

"Kerajinan yang dipesan yaitu miniatur kapal perang Australi. Nilainya mencapai Rp 10 Juta. Memang harga kerajaan ini harganya mulai Rp 300.000 sampai puluhan juta," katanya dengan didampingi putra Sulungnya Mohamad Nizar RT ( 22).

Usaha kerajinan yang diberi nama Nizar Craft tersebut terus dikembangkan. Bahkan, untuk mengembangkan usahanya pernah mendapat pinjaman modal dan binaan usaha dari PG. Sehingga usaha kreativitasnya dapat terus untuk meningkatkan usahanya.

"Alhamdulillah keluarga bisa ikut membantu, sehingga bisa terus berkembang," kata Irma Suryani (55), istri Amaluddin.

(ugy/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved