Salon Pak Nur, Dandani Sapi hingga Manicure dan Pedicure Supaya Hewan Tampil Cantik dan Sehat

Perawatan kuku, yang populer disebut manicure dan pedicure bukan hanya dilakukan pada manusia saja.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Melia Luthfi Husnika
SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Anak Pak Nur tengah mendadani tanduk sapi yang disalonkan, Rabu (31/7/2019). 

Pak Nur awalnya belajar kepada kakaknya di Pasar Hewan Blitar.

Setelah lihai, ia menjalankan usaha ini sendiri dan pindah ke Tulungagung.

Kakak Beradik Ini Kompak Edarkan Sabu di Tulungagung, Dibekuk Polisi Saat Kirim Barang di Jalanan

Karena keahliannya ini, Pak Nur lebih banyak disebut sebagai salon sapi.

Pak Nur telah menjalankan pekerjaannya ini lebih dari 30 tahun, sejak masih bujangan.

Usai mendapat perawatan sapi jadi kelihatan lebih cantik, karena penampilannya terlihat lebih proporsional.

Dua anak dan menantunya mulai bergabung sejak tujuh tahun lalu.

Pak Nur bekerja setiap hari pasaran sapi, mulai dari Pasar Hewan Beji, Pasar Hewan Ngunut, Pasar Hewan Ngadiluwih dan di Pasar Hewan Blitar.

Dalam lima hari pasaran Jawa, Pak Nur hanya istirahat satu hari.

"Satu hari itu biasanya di rumah, tapi ada panggilan ke pelanggan," sambungnya.

Setiap hari pasaran sapi, rata-rata Pak Nur merias 10 ekor sapi.

Demikian juga dua anak dan dua menantunya.

Jika dirata-rata, setiap hari pasaran Pak Nur bisa mengantongi Rp 400.000.

Jika lima hari pasaran Pak Nur bekerja empat hari di antaranya, maka pendapatannya Rp 1.200.000 per lima hari.

(David Yohanes)

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved