Kilas Balik

Peringatan Benny Moerdani yang Diabaikan Soeharto Berujung Sesal-Tangis, Soal Anak hingga Kekuasaan

Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Benny Moerdani pernah memberikan teguran kepada Presiden Soeharto.

Peringatan Benny Moerdani yang Diabaikan Soeharto Berujung Sesal-Tangis, Soal Anak hingga Kekuasaan
Repro buku Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando - IST ArsipKompas
Peringatan Benny Moerdani yang Diabaikan Soeharto Berujung Sesal-Tangis, Soal Anak hingga Kekuasaan 

Benny Moerdani mengingatkan Soeharto mengenai bisnis anak-anak Keluarga Cendana.

"Bapake nesu banget mergo anake dipermasalahke (Bapak marah sekali karena anak-anaknya dipermasalahkan)," kata Haryoto sesaat setelah Benny wafat.

Mantan dokter tentara dalam Operasi Mandala, Brigadir Jenderal Purnawirawan Ben Mboi sempat diceritakan oleh Benny mengenai kejadian munculnya kritikan tersebut.

Saat itu, Benny Moerdani tengah menemani Soeharto bermain biliar di kediaman Cendana.

Momen Soeharto Ditanya Apa Bapak Tidak Mempersiapkan Pengganti?, Presiden Lempar Pertanyaan Balik

Benny memberanikan diri mengutarakan pendapatnya agar Soeharto 'menjauhkan' anak-anaknya dari kekuasaan.

"Ketika saya angkat masalah anak-anaknya itu, Pak Harto berhenti bermain, masuk kamar tidur, dan meninggalkan saya di kamar biliar," ujar Benny saat bercerita kepada Ben.

Sebelum kejadian tersebut, rupanya Benny sempat menolak campur tangan anak Soeharto dalam urusan pengadaan alat utama sistem senjata ABRI.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan asisten Benny yang enggan disebut namanya.

"Pak Benny beberapa kali menolaknya," ucapnya.

Menurut Jusuf Wanandi, rekan Benny dari Centre for Strategic and International Studies, pada 1980-an bisnis anak-anak Soeharto merajalela ke semua sektor.

Halaman
1234
Penulis: Ani Susanti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved