Naik Haji Jatim 2019

Tiga CJH Tulungagung Dipulangkan, Digantikan Tiga CJH Lain Yang Sudah Siap

Tiga orang calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung gagal terbang ke tanah suci, meski sempat masuk ke asrama haji.

Tiga CJH Tulungagung Dipulangkan, Digantikan Tiga CJH Lain Yang Sudah Siap
istimewa
Sarmi asal Tulungagung saat digendong petugas haji 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tiga orang calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung gagal terbang ke tanah suci, meski sempat masuk ke asrama haji.

Tiga CJH ini gagal berangkat, karena mengalami sakit dan tidak memungkinkan menempuh perjalanan serta rangkaian ibadah haji.

Mereka sempat menjalani perawatan di embarkasi Surabaya.

"Karena kondisinya tidak kunjung membaik, mareka dinyatakan gagal berangkat tahun ini," ujar Ketua Pemberangkatan Ibadah haji Kemenag Tulungagung, Amir Syarifudin.

Tiga CJH ini kemudian dikembalikan ke Tulungagung, dan sudah berada di rumah masing-masing.

Porsi tiga CJH ini kemudian dikembalikan ke Kanwil Jawa Timur, untuk digunakan CJH lainnya.

CJH pengganti adalah mereka yang menempati antrean, sesuai nomor urut porsinya.

Agung Hercules Meninggal Dunia, Sederet Artis Ucapkan Belasungkawa, Arie Untung hingga Sinyorita

Persebaya Vs Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago Belum Pastikan Turunkan Boaz Solossa

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Agung Hercules Meninggal Dunia

"Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten lain. Kalau ada yang gagal berangkat, dikembalikan ke Kanwil agar digantikan dengan nomor urut berikutnya," sambung Amir kepada Tribunjatim.com.

Masih menurut Amir, kabar dari Kanwil Jatim, tiga CJH asal Tulungagung akan menggantikan tiga porsi yang gagal berangkat itu.

Mereka akan bergabung dengan kloter 83 Surabaya.

Namun mereka bukan kategori CJH cadangan, namun karena masih ada porsi bergerak dan mereka sudah siap berangkat.

"Mereka siap secara mental dan mampu melunasi Biaya Pokok Ibadah Haji. Mereka juga setuju untuk diberangkatkan tahun ini," tutur Amir kepada Tribunjatim.com.

Toga CJH pengganti ini satu orang berasal dari Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan dan dua orang dari Kecamatan Tulungagung.

Petugas dari Kemenag sudah mendatangi rumah mereka, untuk mengantarkan koper, dan menjelaskan teknis pemberangkatan.

Rencananya mereka akan berangkat Sabtu (3/8/2019) pukul 14.00 WIB. (David Yohanes/Tribunjatim.com)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved