325 Dusun di Pamekasan Mulai Alami Kekeringan, Pemkab Pamekasan Kebut Distribusikan Air Bersih

Sekitar 325 Dusun yang tersebar di 80 Desa di 11 Kecamatan yang berada di Kabupaten Pamekasan sedang terdampak kekeringan.

325 Dusun di Pamekasan Mulai Alami Kekeringan, Pemkab Pamekasan Kebut Distribusikan Air Bersih
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Tim Reaksi Cepat Tanggap BPBD Pamekasan saat melakukan pendistribusian air ke sejumlah Dusun di Pamekasan, Senin (5/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sekitar 325 Dusun yang tersebar di 80 Desa di 11 Kecamatan yang berada di Kabupaten Pamekasan sedang terdampak kekeringan.

Kendati begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mulai mendistribusikan bantuan air bersih, Senin (5/8/2019).

Pendistribusian air bersih tersebut digelar di Halaman Gedung Pemerintah Daerah (Pemda) Pamekasan yang dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono.

Ini Dia Putra-Putri Daerah Terbaik Kabupaten Pamekasan yang Dinobatkan Menjadi Kacong-Cebbhing 2019

Pelepasan itu juga disaksikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan Akmalul Firdaus.

Pantauan TribunMadura.com ada sekitar sembilan mobil tangki air yang siap diterjunkan ke sejumlah wilayah di Pamekasan yang mulai terdampak kekeringan.

Totok Hartono mengatakan, bantuan air bersih itu mulai didistribusikan untuk membantu masyarakat Pamekasan yang sedang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih.

"Jadi sekarang lagi memasuki musim kering dan saat ini sudah mulai muncul kekeringan-kekeringan di beberapa wilayah yang ada di Pamekasan. Oleh sebab itu kita segera mendistribusikan bantuan air bersih ini," kata Totok Hartono.

Anggota DPRD Pamekasan Akan Terima Uang Pesangon Rabu Depan, Ini Jumlahnya

Totok mengungkapkan, jika tahun ini Kabupaten Pamekasan untuk mengatasi kekeringan itu dibantu oleh Kementrian Desa (Kemendes) dengan bantuan suplai air sebanyak 800 liter.

"Jadi untuk tahun ini kita dibantu oleh Kemendes 800 liter untuk pembuatan embung-embung kecil," ujar Totok.

Untuk itu, Totok mengupayakan akan terus melakukan perbaikan embung tersebut baik melalui skala besar dan skala kecil.

"Karena fungsi embung itu bermanfaat untuk menampung air di musim kemarau. Nah kita bisa manfaatkan embung itu ketika memasuki musim kering seperti sekarang ini," ucap Totok.

Selain itu, Totok mengaku, beberapa daerah di Pamekasan sudah tersebar beberapa embung.

"Beberapa daerah sudah tersebar embung itu. Ada empat lokasi di Pamekasan. Yang kerja orang pusat kita hanya menerima hasilnya," pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved