Selain Akila-Azila, Ada 3 Bayi Kembar Siam Sudah Inden di RSUD Dr Soetomo Buat Operasi Pemisahan

Selain Akila dan Azila, setidaknya ada 3 bayi kembar siam yang sudah inden di RSUD Dr Soetomo untuk operasi pemisahan.

Selain Akila-Azila, Ada 3 Bayi Kembar Siam Sudah Inden di RSUD Dr Soetomo Buat Operasi Pemisahan
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjenguk kondisi bayi kembar siam kasus dempet dada perut yang kini dirawat di RSUD Dr Soetomo, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina, Senin (5/8/2019) sore. Fatimatuz zahroh.surya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selain akan menangani operasi pemisahan bayi kembar siam, Akila dan Azila, masih ada sejumlah bayi kembar siam yang sudah inden di RSUD Dr Soetomo.

Berbeda dengan Akila dan Azila yang berasal dari Kendari Sulawesi Selatan, bayi kembar siam yang kini inden untuk mendapatkan penanganan pemisahan berasal dari Aceh dan juga Bali. Selain itu juga ada yang dari Mataram.

"Akila dan Azila ini menjadi bayi kembar siam yang ke 99 yang ditangani oleh RSUD Dr Soetomo. Saya juga dapat info inden kembar siam 2 lagi, satu dari Aceh, dan satu dari Bali," kata Khofifah seusai membesuk Akila dan Azila di RSUD Dr Soetmo.

Pemisahan Bayi Kembar Siam Akila-Azila Asal Kendari, Dokter Sebut Kini Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Dan satu lagi juga mendaftar antrian bayi kembar siam dari Mataram.

Ia menyampaikan, untuk penyiapan operasi pemisahan bayi kembar siam dilakukan oleh tim dokter yang sudah memiliki pengalaman.

Bahkan untuk Akila dan Azila ada sebanyak 70 orang tim dokter.

"Kita percayakan kepada tim dokter yang sudah pengalaman dan memiliki jam terbang tinggi. Pengalaman memisahkan kembar siam bagi tim ahli ini sudah ke 99. Semoga semua diberi kelancaran, termasuk untuk yang bayi yang sudah inden," tegas Khofifah.

Pemisahan Bayi Kembar Siam Akila Azila, RSUD Dr Soetomo: Sudah Saling Pukul, Ingin Segera Terpisah

Untuk penanganan bayi kembar siam Akila dan Azila dan juga untuk tiga bayi yang sedang inden, Gubernur Khofifah sedang mengupayakan agar bayi kembar tersebut mendapatkan bantuan diskresi dari BPJS.

Agar mereka diberikan tambahan bantuan biaya yang tercover layanan BPJS.

"Ada sebagian yang tercover BPJS. Tadi juga sudah koordinasikan dengan Dirut BPJS Prof Fahmi, adakah ada diskresi untuk kasus kasus khusus seperti kalau kita hari ini memberi lahanan untuk kembar siam. Lalu juga bayi yang inden, kita harap pemenuhan kebutuhan yang harus dilakukan rumah sakit ini dimungkinan untuk special support," tegas Khofifah.

BPJS Disebut Tak Bisa Tutupi Biaya Operasi Kembar Siam Akila Azila, RS Dr Soetomo Minta Kelonggaran

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved