Pemprov Jatim Subsidi Rp 29 M untuk Kapal Perintis Angkut Penumpang ke Kepulauan di Madura

pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sekitar Rp 29 miliar untuk menyubsidi ongkos pelayaran ke sejumlah kepulauan

Pemprov Jatim Subsidi Rp 29 M untuk Kapal Perintis Angkut Penumpang ke Kepulauan di Madura
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDS SYAHBANA
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin saat akan keluar dari Aula di Hotel C1 di Kabupaten Sumenep. Rabu (7/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Warga kepulauan di Madura saat ini mulai tersenyum lega, khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep.

Sebab, pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 29 miliar untuk menyubsidi ongkos pelayaran ke sejumlah kepulauan melalui kapal Perintis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin menyampaikan bahwa subsidi ini merupakan program yang pertama kali, karena sebelumnya subsidi ongkos angkut kapal Perintis diberikan oleh Pemerintah Pusat.

"Ini program baru dan sebuah momentum selama Provinsi berdiri belum pernah ada subsidi ongkos angkut melalui kapal Perintis," kata Fattah Jasin, Rabu (7/8/2019).

(Petani Kota Batu Hanya Terima Pupuk Organik Subsidi Sebanyak 70 Persen dari Total yang Diajukan)

Fattah ditemui setelah menghadiri acara Sosialisasi Persiapan Pengoperasian Kapal Perintis Kepulauan di Sumenep, tepatnya di Hotel C1 Sumenep.

Menurutnya, ada dua kapal yang akan digunakan untuk melayani dua lintasan.

Pertama ialah Dharma Lautan Utama.

Kapal ini akan melayani rute ProbolinggoGili Ketapang – Pulau Kambing (Sampang) -Branta (Pamekasan) – Masalembu (Sumenep).

"Untuk kapal perintis ini kapasitasnya di atas 5000 GT. Sehingga seperti apapun kondisi cuacanya, insyaallah tetap akan beroperasi," katanya.

Sementara untuk kapal kedua yang digunakan untuk melayani masyarakat ialah Dharma Bahari Sumekar (DBS) milik Pemkab Sumenep yang dikelola PT. Sumekar, satu BUMD Sumenep.

"Untuk kapasitasnya tidak sebesar kapal pertama, kapal ini (Perintis) akan melayani disekitar rute Kalianget – Sapudi – Kangean – Sapeken – Banyuwangi,” paparnya.

(Cuaca Buruk, 196 Penumpang Diangkut Menggunakan Kapal Roro ke Pulau Bawean)

Sedangkan rincian dari anggaran sebesar Rp 29 miliar nanti dibagi secara proporsional.

"Untuk kapal yang melayani lintasan pertama sekitar Rp 17 miliar, semenyara untuk sisanya sekitar 12 miliar dikelola oleh PT. Sumekar," ucapnya.

Reporter: TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

(Kapal Nelayan Sampang Madura Tenggelam Dihempas Ombak Besar, 1 Orang Tewas, 12 Kru Lainnya Selamat)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved