Isi Surat Pembuang Bayi Perempuan di Lumajang, Kabur dari RS & Bayi Dibuang Takut Dibunuh si Suami

Isi Surat Pembuang Bayi Perempuan di Lumajang, Kabur dari RS & Bayi Dibuang Takut Dibunuh si Suami.

Isi Surat Pembuang Bayi Perempuan di Lumajang, Kabur dari RS & Bayi Dibuang Takut Dibunuh si Suami
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
surat diduga dari pembuang bayi di Lumajang 

Isi Surat Pembuang Bayi Perempuan di Lumajang, Kabur dari RS & Bayi Dibuang Takut Dibunuh si Suami

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pembuang bayi perempuan di Desa Ranubedali Kecamatan Ranuyoso Lumajang menyertakan surat di kardus bayi tersebut.

Dari surat itu, polisi menduga pembuang bayi itu adalah ibu kandung si bayi.

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban menegaskan, pihaknya masih mendalami motif pembuangan bayi yang berumur 1 hari tersebut.

Heboh Penemuan Bayi Perempuan dalam Kardus di Teras Rumah Warga Lumajang, Kondisinya Masih Hidup

Desa Condro Lumajang Miliki Destinasi Wisata Baru, Ada Gua Jepang

Puluhan Emak Mengadu ke Polisi Soal Investasi Bodong ke CV di Lumajang, Pelaku Bawa Kabur Rp 500 M

"Meskipun terdapat pesan bersama bayi tersebut, namun saya akan mendalami motif dibalik pembuangan bayi mungil ini. Apapun alasannya tindakan ini sangat tidak dibenarkan," ujar Arsal, JUmat (9/8/2019).

Pesan itu ditulis dalam tulisan tangan di selembar kertas. Pesan yang terbilang panjang. Pesan di kertas itu berada di pojokan kardus, bersama bayi yang terbungkus kain.

Pesan itu, secara garis besar berbunyi jika bayi itu baru dilahirkan pada Kamis (8/8/2019) pukul 09.00 Wib.

Si penulis mengaku sebagai ibu bayi tersebut dan meminta supaya bayi itu dirawat oleh yang menemukan bayi tersebut.

Di surat itu tertulis jika bayi itu bukan 'anak haram' - sebutan yang kerap dilekatkan pada anak anak hasil di luar pernikahan.

Penulis surat itu mengatakan, dirinya membuang bayi itu karena takut anaknya dijual atau dibunuh oleh sang suami. Di surat itu juga tertulis, kalau ibu bayi itu baru kabur dari sebuah rumah sakit di Banyuwangi.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved