Sutiaji Sambut Siswa-Siswi Berprestasi yang Harumkan Nama Kota Malang di Kancah Internasional

Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menyambut tujuh siswa-siswi berprestasi.

Sutiaji Sambut Siswa-Siswi Berprestasi yang Harumkan Nama Kota Malang di Kancah Internasional
SURYA/RIFKI EDGAR
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menyambut siswa-siswi berprestasi yang mengharumkan nama Kota Malang di kancah Internasional di Balaikota Malang pada Senin (12/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menyambut tujuh siswa-siswi berprestasi yang mengharumkan nama Kota Malang di kancah Internasional di Balai kota Malang pada Senin (12/8/2019).

Sutiaji menyambut kedatangan mereka setelah melakukan kirab siswa berprestasi.

Ketujuh orang tersebut di antaranya ialah Nayaka Budhi Dharma (12) dan Arjuna Satria Pamungkas (11) peraih medali emas catur kejuaraan Asia di Bangkok tahun 2019.

Izabelle Kiara (10) peraih tiga medali perak dalam World Championship Performing Arts (WCOPA) di Westin dan Longbeach Performing Art Center, California, Amerika Serikat di tahun 2019

Pengerjaan Tol Pandaan-Malang Seksi V Terancam Molor, Pembebasan Lahan Jadi Penyebabnya

Arsha Naufal Mauritzan (10) peraih medali emas Asia International Mathematic Olympiad 2019 di Taiwan, medali emas di World Mathematic Games Olympiad 2019 di Taiwan dan Star of Asia 2019 dengan nilai tertinggi dari seluruh tim.

Risna Anarah (11) dan Sabrina Ira Arisandra (11) peraih medali emas di Singapore Internasional Math Olympiad Challenge 2019

Alika (7) juara WMI World Mathematics Invitational di tahun 2019.

Dalam sambutannya, Sutiaji menyampaikan, Pemerintah Kota Malang akan berusaha mengapresiasi mereka dengan memberikan beasiswa pendidikan sampai ke jenjang Perguruan Tinggi.

Namun, apresiasi itu belum bisa diwujudkan untuk sekarang ini.

Dikarenakan, pihaknya akan menginventarisir lebih dulu sembari melakukan koordinasi dengan para rektor di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Pelaku Ujaran Kebencian Mbah Moen di Malang Bisa Bebas, Karena Idap Gangguan Psikis Paranoid

Halaman
123
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved