Penyerangan Polsek Wonokromo

Buntut Insiden Penyerangan Polsek Wonokromo, Polres Lumajang Perketat Penjagaan di Semua Pos Polisi

Polres Lumajang memperketat penjagaan semua pos polisi di Kabupaten Lumajang pasca serangan orang tidak dikenal ke Polsek Wonokromo.

Buntut Insiden Penyerangan Polsek Wonokromo, Polres Lumajang Perketat Penjagaan di Semua Pos Polisi
SURYA/SRI WAHYUNIK
Pemeriksaan pengunjung di pos penjagaan Polres Lumajang. 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Polres Lumajang memperketat penjagaan semua pos polisi di Kabupaten Lumajang pasca serangan orang tidak dikenal ke Polsek Wonokromo, Surabaya.

Peningkatan penjagaan itu baik di pos jaga Mapolres Lumajang, juga pos jaga di masing-masing Polsek.

"Menindaklanjuti kejadian di Polsek Wonokromo, saya perintahkan anggota agar lebih memperketat pengamanan mako (markas komando) baik di tingkat Pos Polisi, Polsek maupun tingkat Polres Lumajang," kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, Senin (19/8/2019).

Ia menginstruksikan kepada anggotanya yang berada di lapangan agar lebih berhati-hati.

Penyerang Polsek Wonokromo Sudah Ditahan, Kapolri Bongkar Pelaku Self Radicalism dan Anggota JAD

Para anggota kepolisian juga perlu mencurigai gerak gerik orang yang tak dikenal di sekitar mereka dan selalu waspada.

"Setiap personel yang jaga agar selalu waspada dan peka seperti insting rasa curiga serta ingin tahu terhadap orang yang mendekat ke kantor dan pos-pos polisi," tegasnya.

AKBP Muhammad Arsal Sahban juga meminta agar pergerakan anggota dalam melakukan pemantauan atau pengamanan di lapangan dilakukan dua orang atau lebih alias tidak sendirian.

"Bagi anggota yang berada di lapangan selalu laksanakan body system agar dapat saling menjaga rekannya satu sama lain. Body system diterapkan baik dalam melaksanakan pengaturan lalu lintas, pengamanan, pengawalan, maupun kegiatan di lapangan yang lain," kata AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Persoalan Minoritas di Tanah Air, Ahok Minta Masyarakat Tetap Saling Empati: Kita Orang Indonesia

Ia juga mengimbau seluruh anggotanya untuk mengawali kegiatan dengan berdoa.

"Sejauh ini situasi dan kondisi di Lumajang cukup kondusif. Namun kami tetap harus waspada dan siaga terhadap hal-hal yang tidak diinginkan buntut dari serangan berdarah kemarin" ujar AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved