Jadi Pengedar Sabu-sabu, Pengangguran dan Kuli Bangunan Ditangkap Polres Jombang

Polres Jombang meringkus M Ali Ridwan alias Pendek (33), pengangguran asal Desa Tugu Sumberejo Kecamatan Peterongan dan Andy alias Jiban (37) kuli

Jadi Pengedar Sabu-sabu, Pengangguran dan Kuli Bangunan Ditangkap Polres Jombang
Surya/Sutono
Dua pengedar sabu yang ditangkap Polres Jombang 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Polres Jombang meringkus M Ali Ridwan alias Pendek (33), pengangguran asal Desa Tugu Sumberejo Kecamatan Peterongan dan Andy alias Jiban (37) kuli bangunan asal Desa/Kecamatan Peterongan, Jombang.

Kedua laki-laki ini diringkus polisi di rumah Pendek, warga Desa Tugu Sumberejo pada Rabu, 28 Agustus 2019.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Mochammad Mukid mengatakan, penangkapan dua pengedar ini merupakan hasil pengembangan.

Polisi kemudian membidik Pendek di rumahnya, yang sudah lama menjadi TO).

"Dari pendek ini kemudian berkembang ke pelaku lain, yakni Andy yang kita tangkap di rumah Desa Tugu Sumberejo beserta barang buktinya," ujar Mukid kepada Tribunjatim.com.

Mukid merinci, dari tangan kedua pelaku, disita sejumlah barang bukti sabu yang disimpan dalam beberapa plastik klip bening dengan total berat lebih dari 5 gram.

BREAKING NEWS - Empat Nelayan Dari Tuban Dikabarkan Tenggelam di Bawean Gresik

Tuntut Jawaban KontraS Cinta NKRI, Massa Melanesia Akan Kembali Geruduk Kantor Bawa Seribu Orang

Pelajar SMA di Surabaya Dibacok, Diduga Bermotif Asmara Ketahuan Chattingan

"Dari Pendek kami sita empat klip, dua klip masing beratnya sekitar 0,7 gram dan dua lagi masing-masing sekitar 0,6 gram, sedang dari Jiban ada enam klip total beratnya 1,13 gram," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti terkait lainya. Seperti alat hisap dan pipet kaca yang masih terdapat sisa kristal barang haram tersebut didalamnya.

Ada pula sejumlah uang yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika itu.

"Ini akan terus kami kembangkan. Keduanya kami akan jerat dengan pasal 114,112 juncto 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancamanya minimal 5 tahun penjara," pungkasnya.(uto/sutono). /Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved