Kasus Asrama Papua Surabaya

Kuasa Hukum Tersangka SA Desak Polisi Juga Ungkap Perekam dan Penyebar Video Kerusuhan Asrama Papua

Kuasa hukum SA tersangka kasus asrama papua mendesak polisi juga ungkap perekam dan penyebar video yang berujung rusuh di Papua.

Kuasa Hukum Tersangka SA Desak Polisi Juga Ungkap Perekam dan Penyebar Video Kerusuhan Asrama Papua
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kuasa Hukum SA, Ari Hans Simalea mengungkap tersangka SA dicecar 37 pertanyaan saat jalani pemeriksaan soal insiden kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, Senin (2/9/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - SA, oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Surabaya disebut sebagai tersangka baru oleh Polda Jatim atas kasus ujaran diskriminatif yang bernada rasial saat terjadi insiden pengepungan ormas di Asrama Mahasiswa Papua.

SA terbukti melontarkan ujaran tak patut itu dalam sebuah rekaman video berdurasi singkat yang terlanjur menyebar di jagad dunia maya.

Kuasa Hukum SA, Ari Hans Simaela mengakui, kliennya mengutarakan ujaran bernada rasial itu dan memahami, jikalau rekaman video tersebut dibuat oleh pihak penghuni Asrama Mahasiswa Papua.

Susi Tersangka Kasus Asrama Papua Ditahan, Kuasa Hukum Kecewa, Penyidik Disebut Langgar Fakta Hukum

"Ada kata-kata yang seperti kami tahu. Dan video itu dibuat oleh pihaknya rekan-rekan di asrama," katanya di depan Gedung Siber Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (3/9/2019).

Namun, Hans justru menyayangkan, jika polisi tidak mengusut juga oknum si perekam video, termasuk oknum si penyebar video tersebut.

"Jika kita lihat dari dalam nah kami pertanyakan, kenapa si pembuat video itu sampai sekarang belum diusut," tuturnya.

SA Perusuh Asrama Mahasiswa Papua Diperiksa Polda Jatim, Dicecar 37 Pertanyaan Selama 12 Jam

"Harusnya juga berimbang dong. Dari pihak sini yang diperiksa Kemudian dari pihak si pembuat video video," jelasnya.

Pasalnya, ungkap Hans, berawal dari rekaman video berdurasi singkat itu awalmula munculnya isu sentimen rasial yang berujung pada protes keras di Papua hingga hari ini.

"Karena dari video itulah pembuat keonaran. Karena sampai terjadi kerusuhan di Papua. Harusnya begitu kan," lugasnya.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved