Mantan Ketua KPU Kabupaten Kediri Daftar Bacabup PDIP, Ini Alasannya

Mantan ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andaruisworo mendaftar dan mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) ke Kantor DPC PDIP

Mantan Ketua KPU Kabupaten Kediri Daftar Bacabup PDIP, Ini Alasannya
(Surya/Didik Mashudi)
Mantan ketua KPU Kediri Sapta Andaruisworo (tengah) saat mendaftar bacabup ke Kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri, Sabtu (7/9/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Mantan ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andaruisworo mendaftar dan mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) ke Kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri, Sabtu (7/9/2019).

Kedatangan Sapta Andaruisworo didampingi sejumlah tim suksesnya yang dipimpin Sulkan M Nur, Ketua DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK). Kedatangan Sapta diterima ketua panitia pendaftaran Tri Efendi bersama jajaran pengurus partai.

Sapta merupakan pendaftar ke 5 bacabup melalui PDIP. Sehingga total pendaftar yang telah mengambil formulir pendaftaran sudah 5 bacabup dan 1 bacawabup.

Kepada awak media Sapta menjelaskan maju dalam bursa pilkada karena ada semangat perubahan dan pembaruan. "Ada beberapa sektor yang perlu perubahan dan pembaruan," katanyakepada Tribunjatim.com.

Khususnya di sektor ekonomi perlu ada perubahan dan pembaruan supaya perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri lebih maju, sejahtera dan makmur.

Bisnis Money Game Beoperasi Belasan Tahun di Madiun, Polres Madiun: Belum Pernah Ada Laporan

Ada 6 Warga Lumajang adi Korban Money Games Perdagangan Piramida, Jual Sawah dan Sapi

10 Poin Revisi Undang-Undang KPK yang Dinilai Malah Melemahkan KPK, Ini Permintaan Febri Diansyah

"Itu semangat saya untuk maju," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Sapta mengaku untuk maju yang paling efektif melalui PDIP karena tanpa perlu koalisi sudah dapat memberangkatkan sendiri pasangan calonnya. "Kami sudah berniat maju bersama rakyat, semoga Allah mengijabahi doa dan harapan kami," jelasnya.

Terkait bakal calon yang akan mendampinginya, Sapta belum menentukan siapa pasangannya.

"Dalam proses penjaringan ini kami akan berkompetisi dengan bakal calon lainnya," ungkapnya.

Sejauh ini Sapta mengaku hanya fokus untuk mendaftar di PDIP.

"Kalau di PDIP tidak mendapatkan rekomendasi tentunya kami tidak akan mendaftar ke partai yang lain," ungkapnya.

Sementara Sulkan M Nur mengungkapkan, mendukung pencalonan Sapta karena optimistis akan mampu memerangi serta memberantas korupsi dan nepotisme yang terjadi di Kabupaten Kediri.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved