Wasiat Terakhir Fuad Amin Diungkap Khofifah, Telepon 3 Kali Minta Jadi Kakak Asuh Bupati Bangkalan

Wasiat Terakhir Fuad Amin Diungkap Khofifah, Telepon 3 Kali Minta Jadi Kakak Asuh Bupati Bangkalan.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Graha Amerta RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk takziah mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin, Senin (16/9/2019) petang. 

Wasiat Terakhir Fuad Amin Diungkap Khofifah, Telepon 3 Kali Minta Jadi Kakak Asuh Bupati Bangkalan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Usai takziah Fuad Amin di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Senin (17/9/2019) petang, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengaku bahwa ia cukup dekat dengan almarhum Fuad Amin.

Bahkan ia terakhir berkomumikasi dengan Fuad Amin dua bulan yang lalu dan itu lewat sambungan telepon.

Dikatakan Khofifah dalam komunikasi lewat telefon dengan Fuad Amin, ada hal yang rutin disampaikan Fuad Amin dan menjadi pesan khusus untuk Khofifah.

Pernah Berjuang Bersama di PKB Gus Dur, Hasan Aminuddin Ungkap Sosok Fuad Amin

Kronologi Pengobatan Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin Diungkap, 2 Kali Jantung Berhenti Sebelum Wafat

Gubernur Khofifah Melayat Fuad Amin di Graha Amerta Surabaya, Jenazah Dibawa ke Bangkalan Malam Ini

Pesan khusus itu bahkan seolah menjadi sebuah wasiat agar Khofifah mau menjadi kakak asuh untuk adik dari Fuad Amin yang kini menjadi Bupati Bangkalan, Ra Latif.

"Kita sebetulnya punya komunikasi yang cukup lama, kira-kira dua bulan lalu beliau telepon. Dan beberapa kali beliau menitipkan adiknya yaitu bupati Bangkalan, supaya dibimbing, dibriefing, beberapa kali itu disampaikan ke saya," kata Khofifah.

Dalam momen takziah di Graha Amerta, wasiat tersebut disampaikan oleh Khofifah pada Ra Latif juga hadir di ruang rumah sakit. Ia mengaku siap menjadi kakak asuh dari adik Fuad Amin.

"Tadi kebetulan beliau Ra Latif ada di depan jenazah. Maka saya langsung sampaikan, bahwa saya diminta menjadi kakak asuh Ra Latif. Ya sekitar dua bulan lalu pesan itu disampaikan, tiga kali ditelepon saya dengan pesan yang sama," kata Khofifah.

Lebih lanjut Ketua Umum PP Muslimat itu mengatakan, bahwa ia memiliki kesan tersendiri pada Fuad Amin. Meski tiga kali Pilgub selalu tidak berseiring, namun sosok Fuad Amin tetap ia hormati.

"Beliau adalah cicit inisiator pendirian NU. Tentu kita hormati beliau," kata Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut bahkan Khofifah menjadi pejabat pertama yang takziah begitu mendengar Fuad Amin berpulang ke Rahmatullah.

Khofifah menunggui jenazah Fuad Amin hingga dipulangkan ke Bangkalan. Rencananya Fuad Amin akan dimakamkan besok pagi di Bangkalan pukul 10.00 di makam keluarga.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved