Harga Tembakau Sumenep Jatuh, Dinas Pertanian: Jangan Takut, 3 Pabrikan Belum Capai Target Serapan

Petani tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, mengeluhkan harga jual tembakau yang jatuh di angka Rp 25 - 35 ribu per kilogram di tingkat tengkulak.

Harga Tembakau Sumenep Jatuh, Dinas Pertanian: Jangan Takut, 3 Pabrikan Belum Capai Target Serapan
TRIBUNJATIM.COM/Muchsin Rasjid
Ibu-ibu di Pamekasan mengangkut daun tembakau yang baru dipetik untuk dijemur dan dirajang pada Rabu (5/9/2019) 

TRIBUNMADURA.CO, SUMENEP - Petani tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, mengeluhkan harga jual tembakau yang jatuh di angka Rp 25 - 35 ribu per kilogram di tingkat tengkulak.

Bahkan masih banyak produksi tembakau petani yang tak terserap.

Ketua DPRD Sumenep Sementara, Abdul Hamid Ali Munir mengakui jika dirinya sering mendapat aduan Masyarakatterkait anjloknya harga tembakau.

"Ini persoalan yang harus dicarikan solusi, salah satunya Pemkab harus mendatangkan pabrikan untuk melakukan pembelian tembakau. Jangan biarkan hanya ada benerapa pabrikan yang membeli," kata Abdul Hamid Ali Munir, Selasa (17/9/2019).

(Protes Harga Tembakau, Jaka Jatim dan Ikred Tuntut 5 Hal ini dari Bupati Pamekasan)

Politisi PKB ini menyebut, tak stabilnya harga tembakau saat ini menyebabkan kerugian petani.  Para petani kesulitan mendapat balik modal untuk menanam tembakau kembali.

"Jika petani sudah menanam seperti sekarang ini, maka Pemkab harus hadir bagaimanapun caranya semua tembakau petani harus terserap," pintanya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto meminta para petani tembakau di sumenep tak khawatir atas informasi tembakau tak laku.

"Karena saat ini pabrikan belum mencapai target serapan, petani bisa langsung menjualnya ke pabrikan," katanya.

Tercatat di Dinas Dispertahortbun Sumenep, ada tiga pabrikan yang melakukan penyerapan, yakni PT Giri Dipta Sentosa dan PT Surya Kahuripan semesta dan PT Gelora Jaya Sumenep.

PT Giri Dipta Sentosa, dengan target penyerapan 2.300 ton dan baru menyerap 1.314 ton.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved