Apes, APPD Lilik Tersangka Korupsi Ditolak Pemkab Pasuruan, Ini Jawaban Bupati Irsyad

Lilik Wijayanti (LW) harus menelan pil pahit kembali. Mantan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan

Apes, APPD Lilik Tersangka Korupsi Ditolak Pemkab Pasuruan, Ini Jawaban Bupati Irsyad
(Surya/Galih Lintartika)
LW Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga di Dispora Pasuruan di tahan di Rutan Bangil 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Lilik Wijayanti (LW) harus menelan pil pahit kembali. Mantan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan terpaksa merelakan masa tuanya tanpa pensiun menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ibarat peribahasa, sudah jatuh tertimpa tangga. Dalam kasusnya, ia dipenjara. Setelah itu, Pengajuan Pensiun Dini (PPD), perempuan yang terjerat kasus korupsi anggaran Dispora Tahun 2017 ini ditolak mentah - mentah oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan.

Alih - alih mendapatkan pensiunan setelah mengabdi sebagai ASN, kini ia terancam dipecat dari status kepegawaiannya. Otomatis, ia akan menjalani hukuman akibat perbuatannya di penjara, tanpa ada uang pensiunan yang diandalkan.

"Saat ini pengajuan pensiun dini tersangka (Lilik) belum dikabulkan. Karena masih menjalani proses hukum yang menimpanya," kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Dijelaskan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, pada saat tersangka mengajukan pensiun dini, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan.

Kuasa Hukum LW Ajukan Penangguhan Penahanan ke Kejari Pasuruan

Polsek Tegalsari Surabaya Ungkap Ganja 2,5 Kg Jaringan Lapas

Pelaku Curanmor di Kota Malang ini Nyamar Jadi Tukang Becak, 20 Motor Berhasil Diembatnya

"Untuk itu kita harus menghormati proses hukum yang ada. Sesuai ketentuan, dia tidak bisa mengajukan pengunduran diri. Kecuali penguduran diri itu dilakukan setelah ditetapkan tersangka," jelas Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada Tribunjatim.com.

Apa ada kemungkinan dipecat ? Gur Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan memastikan saat ini belum ada upaya untuk memecat LW. Ia masih mengedepankan asas praduga tak bersalah. Selagi belum ada keputusan hukum tetap, LW masih ASN.

"Kalau sudah ada putusan, nanti akan kami sampaikan langkah apa yang harus ditentukan. Misal aturannya dipecat, ya akan kami pecat yang bersangkutan," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Sekadar diketahui, masa pengabdian LW sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) kurang 10 bulan lagi.

LW berniat mengajukan pensiun dini ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan. Sayangnya, pengajuannya ditolak karena menabrak peraturan. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved