SMA Swasta di Pasuruan Tolak Ajakan Demo Pelajar, Dindik Layangkan Surat Edaran Siswa Tetap Belajar

Sekolah di Pasuruan menolak ajakan untuk demo penolakan RKUHP dan UU KPK. Dindik juga telah layangkan surat edaran siswa tetap belajar

SMA Swasta di Pasuruan Tolak Ajakan Demo Pelajar, Dindik Layangkan Surat Edaran Siswa Tetap Belajar
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Anak-anak SMA Kristen Baithani menolak ajakan demo pelajar. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pasuruan Jawa Timur Indah Iswahyudi sudah melayangkan surat edaran ke semua sekolah SMA,SMK dan MAN di Pasuruan untuk tetap melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolahnya masing - masing dengan baik.

Hal itu menindaklanjuti pesan berantai yang masuk ke jejaring media sosial, pesan WhatsApp yang berisikan ajakan aksi demo menolak RKUHP dan UU KPK untuk para pelajar SMA sederajat seluruh Indonesia tak terkecuali di Pasuruan.

"Sudah saya layangkan surat edarannya, sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Pendidikan. Saya minta Kepala Sekolah dan jajaran untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik," kata dia, Minggu (29/9/2019).

Gubernur Khofifah Larang Pelajar Ikut Aksi Demo Tolak RKUHP dan UU KPK, Siswa SMA/SMK Tetap Belajar

Ia juga meminta kepala sekolah dan jajaran untuk mengawasi dan memantau peserta didiknya yang tidak masuk sekolah sejak Kamis kemarin dan hari-hari ke depan.

"Koordinasi selalu sama orang tua atau wali murid dan tetap awasi siswa. Saya sudah minta sekolah tetap memberikan pelajaran. Terus berikan pendampingan," tambah dia.

Sementara itu, sejumlah sekolah di Pasuruan sudah menyatakan sikap tidak akan turun aksi demo ke DPRD Kabupaten Pasuruan menolak RKUHP dan UU KPK.

Mahasiswa IMM Surabaya Desak Polisi Usut Aktivis Meninggal di Sultra, Ancam Demo Jika Tak Digubris

Pelajar SMA di Kabupaten Pasuruan tidak akan mengikuti demo di DPRD dan mengosongkan bangku kelas.

Seperti yang dilakukan oleh SMA Kristen Baithani Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.

Siswa di sini, menolak aksi ajakan demo ini.

Kepada Surya (grup TribunJatim.com), Kepala Sekolah SMA Kristen Baithani Tutur Tutik Sujiati, menjelaskan ajakan mengikuti unjuk rasa ini memang sudah beredar di kalangan siswa-siswinya.

Demo Mahasiswa Bikin 153 Pot Rusak, DPRD Pamekasan: Mereka Tidak Sengaja, Biar Diperbaiki DLH

Akan tetapi, ia menegaskan, tidak akan meliburkan sekolah, apalagi memberikan izin anak didiknya untuk mengikuti ajakan demo ini.

"Lebih baik para siswa tetap belajar. Para siswa hanya ingin wilayah Kabupaten Pasuruan aman," kata dia menirukan pernyataan sikap siswa-siswi ini. (Surya/Galih Lintartika)

TERPOPULER - Masa Depan Nia Ramadhani Diterawang Mbah Mijan hingga Video Barbie Ditelepon My Love

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved