Orang Tua & Pelaku Video Syur Pelajar Tuban Dipanggil Polisi, Proses Jalan & Terancam Jadi Tersangka

Orang Tua & Pelaku Video Syur Pelajar Tuban Dipanggil Polisi, Proses Jalan & Terancam Jadi Tersangka.

Orang Tua & Pelaku Video Syur Pelajar Tuban Dipanggil Polisi, Proses Jalan & Terancam Jadi Tersangka
SURYA/M SUDARSONO
Kapolres Tuban, AKBP Nanah Haryono saat memimpin pertemuan pihak terkait video syur pelajar SMK di Mapolres, Sabtu (5/10/2019) 

Orang Tua & Pelaku Video Syur Pelajar Tuban Dipanggil Polisi, Proses Jalan & Terancam Jadi Tersangka

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pihak terlibat adanya video syur pelajar Tuban yang diunggah di media sosial Facebook, Rabu (2/5/2019), malam, telah dipanggil polisi.

Baik dari kedua sekolah yaitu SMK Swasta maupun SMK Negeri, dan juga masing-masing orang tua pelaku dari adegan video, serta lima siswa lainnya turut dihadirkan di Mapolres.

Pertemuan yang berlangsung tertutup itu menghasilkan beberapa keputusan.

TERUNGKAP Viral Video Syur Pelajar Tuban Bisa Terjadi, si Cewek Dipaksa Bermain & Tangan Dipegangi

Viral Video Syur Pelajar Tuban, Jeratan Pasal Pencabulan dan UU ITE Menanti

Pilkada Tuban 2020, PKB Pastikan Posisi Cabup Harus dari Partainya, Wakil Bisa dari Koalisi

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, semua pihak terkait sudah dipanggil untuk membicarakan masalah video syur pelajar Tuban.

Hasil dari pertemuan itu yakni bahwa proses hukum berlanjut, sebagaimana perbuatan yang dilakukan memenuhi unsur-unsur perbuatan pelanggaran hukum.

Namun demikian, sifatnya masih soft alias melakukan pendekatan lembut agar siswa terkait tidak merasa beban mental.

"Hasilnya proses hukum terus berjalan, sudah memenuhi unsur itu. Tinggal bagaimana kita dalam melakukan penindakan, karena tujuh pelajar masih di bawah umur," Ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/10/2019).

Nanang menjelaskan, kalau pelajar yang melakukan perbuatan seperti adegan suami istri itu bisa dijerat dengan pasal pencabulan.

Sedangkan teman-temannya yang merekam dan mengunggah di media sosial maka bisa dijerat UU ITE.

Nanti jika memang sudah tersangka, keputusan vonisnya ada di pengadilan. Apakah dihukum berat atau tidak itu kewenangan Pengadilan, apalagi semua masih di bawah umur yang mendapatkan penanganan khusus sesuai UU anak.

"Kuat untuk jadi tersangka, tapi kita lihat dulu prosesnya. Apalagi masih di bawah umur semua. Kita minta hal semacam itu tidak terulang lagi," Pungkasnya.

Sekadar diketahui, tujuh siswa yang ada kaitannya dengan video tersebut, empat di antaranya merupakan siswa SMK swasta, rinciannya dua cowok dan dua cewek.

Sedangkan tiga siswa lainnya yaitu siswi dari SMK Negeri.

Namun yang melakukan adegan layaknya pasangan suami istri itu yang cowok dari SMK swasta dan yang cewek dari SMK Negeri.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved