Fenomena Kenakalan Remaja di Surabaya, Pemkot Optimalkan Pendekatan Sekolah hingga Keluarga

Melihat fenomena geng kenakalan remahja di Surabaya yang marak, pemkot akan optimalkan pendekatan sekolah hingga keluarga

Fenomena Kenakalan Remaja di Surabaya, Pemkot Optimalkan Pendekatan Sekolah hingga Keluarga
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat mengumpulkan kedua kelompok remaja di Surabaya yang akan tawuran, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan fenomena kenakalan remaja di Surabaya.

Akhir-akhir ini, fenomena geng remaja di Kota Surabaya memang sedang menghangat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan upaya itu di antaranya dengan melakukan pendekatan baik di sekolah hingga keluarga masing-masing.

Cerita di Balik Kemarahan Wali Kota Risma ke Dua Kelompok Remaja yang akan Tawuran, Tangisan Pecah

"Secara keseluruhan, baik keluarga maupun sekolah," kata Chandra Oratmangun saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Senin (14/10/2019).

Menurut Chandra Oratmangun, dua hal itu akan lebih dioptimalkan ke depan.

Sebab, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak agar kenakalan remaja di Surabaya terus berkurang.

Sejauh ini, hasil kajian dari DP5A, kenakalan remaja tersebut diduga karena kurangnya perhatian dari lingkungan tempat anak-anak.

VIDEO: Wali Kota Risma Marah Besar, 2 Geng Remaja di Surabaya Jadi Sasaran, Kamu Mau Masuk Penjara?

"Perhatian lebih ditingkatkan lagi, lebih ditingkatkan kualitasnya," tambah Chandra Oratmangun.

Chandra Oratmangun melanjutkan, memang di usia remaja, mereka akan cenderung mencari jati diri.

Sehingga, membutuhkan perhatian lebih agar tidak salah arah dan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dua Kelompok Remaja di Surabaya Ini Bakal Tawuran, Wali Kota Risma : Ada Otak di Balik Pertikaian

"Mereka minta pengakuan juga, mereka sebenarnya baik, hanya ikut-ikutan saja," terangnya.

Sebelumnya, dua geng remaja di Surabaya telah dikumpulkan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini karena diduga akan melakukan tawuran.

Dua geng tersebut, memang diketahui kerap terjadi gesekan.

Ketagihan Main Game Online, Remaja Asal Surabaya Ini Nekat Jadi Kurir Sabu, Tak Sadar Diincar Polisi

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved