VIRAL Mobil Polisi Nekat Lawan Arus di Bojonegoro Padahal Ada Tanda Larangan, Kena Tilang & Push Up

VIRAL Mobil Polisi Nekat Lawan Arus di Bojonegoro Padahal Ada Tanda Larangan, Kena Tilang & Push Up.

VIRAL Mobil Polisi Nekat Lawan Arus di Bojonegoro Padahal Ada Tanda Larangan, Kena Tilang & Push Up
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
screenshoot Facebook - Oknum polisi anggota salah satu Polsek di Polres Bojonegoro mengemudikan melawan arah 

VIRAL Mobil Polisi Nekat Lawan Arus di Bojonegoro Padahal Ada Tanda Larangan, Kena Tilang & Push Up

TRIBUNBOJONEGORO.COM, BOJONEGORO - Sebuah postingan di media sosial yang memperlihatkan oknum polisi mengemudikan mobil dinas melawan arah, menjadi viral.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Hasyim Ashari atau di depan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Jalan tersebut pada jam tertentu diberlakukan satu arah, dari utara ke selatan.

Kepergok Angkut 20 Batang Kayu Jati Ilegal saat Lintasi Jalan, Pria Bojonegoro Diringkus Polhutmob

Rumah Warga Bojonegoro Terbakar Gergara Konsleting Listrik, Bayi Terjebak di dalam Berhasil Selamat

Dua Rumah di Bojonegoro Terbakar Akibat Konsleting Listrik, Satu Ludes Dilalap Api

Namun, oknum polisi tersebut justru melanggarnya dengan melawan arah. Meski tanda larangan sudah terpasang.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, oknum tersebut sudah diketahui Identitasnya dan telah dilakukan penindakan.

Harusnya anggota polisi memberi contoh berlalu lintas yang baik kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

"Sudah kita tindak oknum tersebut, kita tilang, push up, hingga harus membuat laporan polisi," ujar Ary dikonfirmasi atas postingan yang viral di grup warga Bojonegoro, Rabu (16/10/2019).

Ary menjelaskan, oknum tersebut merupakan anggota dari salah satu Polsek di wilayah yang dipimpinnya.

Perwira menengah tersebut berharap agar kejadian semacam itu tidak terulang lagi, mengingat sudah ada tanda larangan yang terpasang di dekatnya monumen Mbah Balok dan toko modern.

"Terima kasih atas kritikan yang membangun dan saya mohon maaf kepada dulur-dulur (saudara, red) semua karena ada anggota saya yang melanggar tata tertib berlalu lintas," Pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved