Tingkatkan Ekspor Industri Perhiasan di Jatim, Gubernur Khofifah Sasar Uni Emirat Arab

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong pertumbuhan ekspor industri perhiasan dari Jawa Timur ke beberapa negara di Asia.

Tingkatkan Ekspor Industri Perhiasan di Jatim, Gubernur Khofifah Sasar Uni Emirat Arab
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Membuka Surabaya International Jewellery Fair 2019, di Hotel Shangri-La, Surabaya, Kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong pertumbuhan ekspor industri perhiasan dari Jawa Timur ke beberapa negara di Asia terutama timur tengah.

Khofifah mengklaim, selama ini Jawa Timur sudah berkontribusi hampir 50 persen terhadap  ekspor perhiasan nasional.

Untuk meningkatkan angka tersebut, Khofifah meminta pemerintah pusat agar membangun koneksi, salah satunya dengan pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) agar menurunkan biaya masuk atau bea cukai perhiasan dari Indonesia terutama Jawa Timur.

Nilai Ekspor Perhiasan Terus Meningkat, Kemenperin: Mampu Genjot Ekspor Non Migas Indonesia

Perhiasan dan Permata Dominasi Ekspor Nonmigas Jawa Timur Selama Juli 2019, Disusul Komoditas Kayu

"Saat Rakor di Bank Indonesia, kita minta eskpor perhiasan emas dari jawa timur bisa langsung ke Uni Emirat Arab dengan proses yang seperti Uni Emirat Arab berikan kepada Singapore dengan biaya nol. Sedangkan kita lima persen," ucap Khofifah saat membuka Surabaya International Jewellery Fair 2019, di Hotel Shangri-La, Surabaya, Kamis (17/10/2019).

Gagasan tersebut, lanjut Khofifah juga sudah disampaikan saat Annual Economic Gathering of Indonesia (AEGIS) 2019 dimana terdapat 115 calon investor dan dihadiri juga oleh beberapa Dubes dari timur tengah termasuk dari UEA.

"Jika biaya masuknya 0 tentu akan memberikan signifikansi peningkatan yang lebih tinggi untuk ekspor industri perhiasan Jawa Timur," ucap Khofifah.

Peningkatan geliat industri perhiasan ini, lanjut Khofifah tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan PDRB semata. Namun juga untuk menjadikan Jawa Timur sebagai sentra referensi dunia terhadap industri perhiasan dan emas.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved