Kasus Suami Bakar Istri di Surabaya

Kondisi Istri yang Dibakar Suami Masih dalam Perawatan, Polisi: Dokter Minta Tunggu 3-4 Hari

Polrestabes Surabaya masih menunggu untuk meminta keterangan korban Putri Nalurita (19), dari peristiwa suami bakar istri di rumah kos Ketintang Baru.

Kondisi Istri yang Dibakar Suami Masih dalam Perawatan, Polisi: Dokter Minta Tunggu 3-4 Hari
TRIBUNJATIM.COM
Kasus suami bakar istri di Ketintang Surabaya, begini update terbarunya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya masih menunggu untuk meminta keterangan korban Putri Nalurita (19), dari peristiwa suami bakar istri di rumah kos Ketintang Baru II Surabaya.

Pasalnya, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo akibat luka bakar yang dialaminya.

"Kita belum bisa melakukan pemeriksaan korban. Sudah koordinasi dengan dokter. Dokter menyarankan 3-4 hari," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Jumat (18/10/2019).

Pihaknya harus menunggu 3-4 hari mendatang lantaran kondisi pasien belum memungkinkan untuk diminta keterangan kepolisian.

FAKTA BARU Suami Bakar Istri, Murka Diceraikan Lewat WA, Terungkap Alasan Gondol Motor Pemilik Kos

Sopir Truk yang Tabrak 2 Pelajar hingga Tewas Terbakar di Madiun Ditangkap, Berawal dari Pecahan Cat

"Kesehatannya membaik tapi diperiksa saat ini belum memungkinkan," kata dia.

"Nanti diketahuk permasalahan istri minta cerai dan yang menyebabkan suami tega pada istrinya ini apa," tambah Sudamiran.

Sementara sebelumnya, dokter menyebut kondisi pasien Putri Nalurita berangsur membaik, alat bantu pernafasan pun sudah dilepas dan dapat berkomunikasi.

Meski demikian, suara pasien dinilai dokter belum jernih seperti suara normal. Hal itu disebabkan pengaruh luka bakar maupun udara panas yang dihirup pasien.

Sementara suami korban atau tersangka pembakaran istri tengah mendekam di tahanan dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Pasal sudah disampaikan UU nomer 23 tahun 2004 penghapusan KDRT pasal 44 ayat 2 kemudian pasal pembakaran 187 KUHP dengan sengaja yang menimbulkan kebakaran yang dapat membahayakan. Ancaman 10 tahun KDRT dan pembakaran 15 tahun," tutup Sudamiran.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved