Hari Santri Nasional di Jatim

Pemkot Surabaya Proyeksikan Ndresmo Sebagai Kampung Santri di Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan kawasan Pondok Pesantren di Jagir Sidosermo atau yang lumrah disebut Ndresmo sebagai kampung santri.

Pemkot Surabaya Proyeksikan Ndresmo Sebagai Kampung Santri di Surabaya
SURYA/DELYA OCTOVIE
Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi menyebut tidak mungkin jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Surabaya meningkat banyak tiap tahunnya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan kawasan Pondok Pesantren di Jagir Sidosermo atau yang lumrah disebut Ndresmo sebagai kampung santri.

Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, berbagai fasilitas publik dan infrastruktur terus diperbaiki untuk memuluskan rencana Pemkot itu.

"Pengembangan Kampung Santri tahun ini masih fokus pada pembenahan infrastruktur dasar, termasuk fasilitas umumnya," kata Eri, Selasa (22/10/2019).

Eri menjelaskan, pembenahan infrastruktur itu dimulai dengan pavingisasi, rehab bangunan-bangunan pondok, juga pemugaran makam Assayyid Ali Ashgar Basyaidan.

"Semuanya alhamdulillah sudah selesai kita lakukan," tambah Eri kepada Tribunjatim.com.

Eri mengungkapkan, tahun depan pihaknya akan berkoordinasi dengan stake holder untuk menggarap Ndresmo lebih serius.

Karena Eri menilai, potensi pengembangan Ndresmo cukup besar.

Ashanty Didiagnosis Autoimun, Anang Sebut Istrinya Mulai Terapi, dan Selalu Makan Makanan Organik

Kebakaran Hutan Ijen, Bupati Banyuwangi Anas Minta Bantuan Helikopter Pengeboman Air

Sidang Lanjutan Kasus Emas 7 Ton, Budi Said Bersaksi, Pengacara Terdakwa Eksi Sudah Kembalikan Fee

"Kawasan ini akan menjadi lokasi bersejarah dan legendaris, sehingga dapat dijadikan sebagai jujukan wisata religi," kata Eri kepada Tribunjatim.com.

Selain itu, Eri mengatakan, kampung santri itu juga akan difokuskan pada potensi pengembangan pondok-pondok.

Sehingga para santri bisa didorong untuk berdaya secara ekonomi dengan cara upgrade skill kewirausahaan, leadership serta management.

"Santri bisa ikut mengambil peran di bidang ekonomi,” kata Eri.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved