Didemo Mahasiswa Soal Dugaan Calo SIM, Kapolres Tuban Tepis & Siap Sanksi Oknum Polisi yang Terlibat

Belasan aktivis PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban berunjuk rasa di Mapolres setempat, Senin (18/11/2019), pagi.

Surya.co.id/M Sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menemui massa aksi PMII yang berunjuk rasa di Mapolres setempat, Senin (18/11/2019) 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Belasan aktivis PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban berunjuk rasa di Mapolres setempat, Senin (18/11/2019), pagi.

Aksi aktivis PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban menyebut sistem pelayanan di Mapolres sangat membodohi masyarakat.

Selain itu, para aktivis juga menuding terdapat oknum polisi yang melakukan pelanggaran berupa praktik percaloan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Tuntutan dari mahasiswa itupun ditepis Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono.

Menurut AKBP Nanang Haryono, proses pelayanan SIM semua sudah sesuai regulasi.

Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) diterapkan sesuai dengan kompetensi.

Itu artinya, jika nilai dari pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak mencapai ketentuan, maka sang pemohon tidak akan dinyatakan lulus.

Pertamina Jamin dalam 2 Hari Pasokan Solar di Jatim Aman, Gelontorkan 120% untuk Solar dan Premium

"Semua sudah sesuai regulasi, tidak ada permainan calo pada pelayanan SIM," ujar AKBP Nanang Haryono saat menemui mahasiswa.

Perwira berpangkat dua melati di pundak itu menyatakan, jika memang para mahasiswa mengantongi data terkait siapa calo Surat Izin Mengemudi (SIM) tersebut maka silahkan tunjukkan datanya.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved